Category: Kehamilan

Ingin Cepat Hamil? Ikuti 5 Kiat Singkat Ini!

Apakah saat ini Anda sedang berusaha untuk memperoleh kehamilan? Ingin cepat hamil? Atau bahkan Anda sedang berharap memiliki bayi pada waktu tertentu dalam satu tahun ini? Anda tidak perlu khawatir, karena banyak sekali cara yang bisa Anda ikuti agar Anda bisa dengan cepat mendapatkan momongan.

 

5 Kiat Cepat Hamil

Nah, di bawah ini ada 5 kiat sukses dan singkat yang bisa Anda perhatikan agar Anda bisa cepat hamil, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Konsultasi dengan dokter

Anda lebih mungkin mengalami kehamilan yang sukses ketika tubuh Anda melakukan tugas yang seharusnya dilakukan. Letakkan landasan untuk kehamilan yang sehat dengan menjadwalkan pemeriksaan prakonsepsi dengan dokter atau bidan untuk mengetahui apakah Anda berada dalam kondisi terbaik untuk bayi  dan untuk mengetahui perubahan apa yang bisa membantu Anda agar cepat hamil.

Anda mungkin tidak dapat menyelesaikan masalah kesehatan sendiri dengan sesegera mungkin, tetapi dengan mengambil langkah-langkah ini, maka sesegera mungkin mampu mempersiapkan Anda untuk kehamilan yang sehat.

  1. Rencanakan kehamilan yang sehat

Mulailah mengonsumsi asam folat setidaknya satu bulan sebelum Anda mulai mencoba untuk hamil. Nutrisi ini  dapat mengurangi resiko cacat lahir tertentu.

Nasehat baik lainnya yang dapat membantu Anda mengandung bayi yang sehat diantaranya adalah: Hentikan kebiasaan tidak sehat (seperti minum, merokok, atau menggunakan obat-obatan terlarang), jaga berat badan Anda sehingga menjadi sehat, dan batasi asupan kafein Anda hingga kurang dari 300 miligram sehari (sekitar 16 ons kopi).

Cari tahu apa lagi yang dapat Anda lakukan sebelumnya untuk memberikan bayi Anda awal yang sehat.

  1. Cari tahu kapan Anda berovulasi

Kunci untuk hamil dengan cepat adalah mencari tahu kapan Anda akan mengalami ovulasi, atau melepaskan sel telur dari ovarium Anda.

Anda berovulasi hanya sekali setiap siklus menstruasi. Jika Anda dapat mengetahui kapan Anda akan mengalami ovulasi, Anda dan pasangan Anda dapat melakukan hubungan seksual untuk kesempatan terbaik untk hamil dalam siklus tersebut.

  1. Berhubungan seks pada waktu yang tepat

Setelah Anda mengetahui kerangka waktu untuk ovulasi, rencanakan untuk berhubungan seks selama masa subur Anda, yaitu dua hingga tiga hari sebelum ovulasi sepanjang hari Anda berovulasi.

Jika Anda tidak yakin kapan masa subur Anda, usahakan melakukan hubungan seks setiap hari selama dua minggu pertengahan siklus Anda. Dengan begitu Anda cenderung memiliki sperma yang sehat di saluran tuba Anda setiap kali tubuh Anda melepaskan sel telur.

Kiat lain: Jika Anda dan pasangan menunggu untuk melakukan hubungan seks hingga masa subur Anda, pastikan Anda belum terlalu lama menggunakan mantra kering. Pasangan Anda harus berejakulasi setidaknya sekali dalam sehari tepat sebelum masa subur Anda. Jika tidak dilakukan, maka kemungkinan besar terjadinya penumpukan sperma pada air mani.

  1. Berikan sperma dorongan

Sperma yang kuat dan sehat memiliki peluang terbaik untuk membuahi sel telur. Pasangan Anda dapat melakukan beberapa hal untuk mencoba meningkatkan kesuburannya, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Tinggalkan tembakau dan narkoba.
  • Batasi minuman beralkohol hingga tidak lebih dari tiga hari.
  • Dapatkan berat badan yang sehat
  • Memperoleh asupan nutrisi yang cukup diantaranya seperti seng, vitamin C, dan juga asam volat yang bisa membantu sperma pasangan Anda menjadi kuat dan jumlahnya berlimpah.

Ingin Cepat Hamil? Yuk Ikuti Tips dan Cara Mudah Berikut Ini

Apakah saat ini Anda tengah menantikan hadirnya buah hati yang lucu dikehidupan keluarga kecil Anda? Apakah Anda menanti kehamilan? Anda merasa kesulitan memperoleh kehamilan? Nah,  pada kesempatan ini kami akan membagikan sedikit tips kepada Anda mengenai cara cepat hamil, agar Anda bisa dengan mudah memperoleh kehamilan.

Memang benar, untuk memperoleh kehamilan dibutuhkan suatu usaha yang cukup besar baik dari Anda atau bahkan dari pasangan Anda sendiri. Bahkan untuk memperoleh kehamilan yang cepat, Anda juga harus berada pada waktu yang tepat untuk memastikan sel telur bisa bertemu dengan sperma sehingga bisa terjadinya proses pembuahan.

Lantas, apa saja cara agar cepat hamil yang  bisa dilakukan dengan mudah? Agar Anda bisa cepat meraih kehamilan, maka ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, diantaranya seperti:

  • Lepaskan alat kontrasepsi Anda
  • Periksakan kondisi kesehatan ke dokter
  • Mengetahui kapan masa subur
  • Lakukan hubungan intim di waktu yang tepat
  • Lakukan hal ini saat melakukan hubungan intim
  • Jaga kualitas dan kuantitas sperma pria
  • Jangan terlalu stres
  • Terapkan pola hidup sehat

 

Tips Cepat Hamil

Nah, bagi Anda yang ingin segera memperoleh momongan, maka kami akan sedikit memberikan tips cepat hamil agar Anda dan pasangan bisa segera memperoleh momongan. Seperti apa tipsnya? Yuk ikuti panduan kita kali ini!

  1. Lebih sering melakukan hubungan suami istri

Pastinya hal ini merupakan hal utama yang harus Anda lakukan dan pasangan. Semakin sering Anda dan pasangan melakukan hubungan suami istri, maka semakin besar pula peluang Anda memperoleh momongan. Nah, lebih bagus lagi kalau Anda bisa melakukan hubungan suami istri ini ketika memasuki masa subur.

  1. Mengetahui masa ovulasi

Hal ini juga merupakan suatu hal penting yang harus benar-benar Anda perhatikan, seperti mengetahui kapan kondisi tubuh Anda bisa melepaskan sel telur. Nah, inilah waktu yang sangat tepat untuk tubuh melakukan pembuahan yang berasal dari sperma. Anda harus merasa beruntung jika Anda memiliki siklus menstruasi yang cukup teratur, karena hal ini akan memudahkan Anda untuk bisa memprediksi masa subur serta waktu ovulasi Anda. Meskipun siklus menstruasi Anda tidak teratur, maka Anda bisa memperkirakannya dengan cara menghitung rata-rata siklus menstruasi setiap bulannya.

  1. Pastikan bercinta di “hari ini”

Ingat! Selain Anda melakukan hubungan suami istri pada hari-hari lainnya, hal yang harus Anda lakukan dengan pasangan yaitu melakukan hubungan suami istri pada hari masa ovulasi. Mengapa demikian? Karena pada hari ovulasi tersebut kondisi tubuh memiliki kemungkinan yang cukup besar agar bisa mempersiapkan dirinya untuk hamil, yakni dengan memproduksi lebih banyak cairan yang berada di dalam serviks, sehingga sperma dan sel telur akan dengan mudah bertemu.

Bukan hanya itu, ternyata sel telur hanya mampu bertahan selama 12-24 jam saja setelah proses pelepasan. Maka dari itu, akan jauh lebih baik lagi jika Anda dan pasangan memperbanyak frekuensi berhubungan pada hari-hari tersebut.

  1. Nikmati prosesnya

Mengkonsumsi makanan sehat, berolahraga, dan tidak lupa untuk berhubungan yang bisa membuat Anda dan pasangan menikmati setiap prosesnya. Jangan pernah Anda merasa stress, khawatir, takut atau bahkan tegang ketika berhubungan. Mengapa? Karena untuk memperoleh hasil terbaik, Anda dan pasangan harus bisa melakukan hubungan suami istri yang fun serta merasa bahagia, karena itu adalah kunci keberhasilan memperoleh momongan dengan cepat.

 

Makanan Agar Cepat Hamil

Selain memperhatikan tips atau cara cepat hamil, Anda juga harus memperhatikan pola hidup sehat untuk bisa memperoleh kehamilan dengan cepat, salah satunya yaitu berolahraga dan mengkonsumsi makanan agar cepat hamil.

Nah, Anda ingin cepat hamil? Di bawah ini ada beberapa jenis makanan yang bisa Anda konsumsi agar Anda bisa cepat hamil, antara lain:

  • Daging
  • Makanan yang mengandung protein nabati seperti tempe, tahu, kacang polong, susu kedelai, atau sayur bayam.
  • Ikan
  • Susu dan produk olahannya seperti youghert dan keju.
  • Makanan yang mengandung zinc seperti kuning telur, bawang putih, tiram, biji wijen dan hati sapi.

 

Cara Cepat Hamil Setelah Haid

Moms, selain memperhatikan asupan makanan, Anda juga harus mengetahui masa subur wanita setelah haid agar cepat hamil. Karena dengan Anda mengetahui masa subur diri Anda sendiri, Anda akan bisa dengan mudah memperkirakan kemungkinan sel telur bertemu dengan sperma agar bisa dibuahi.

Selain itu, ada beberapa hal lainnya yang pastinya harus Anda ketahui agar Anda bisa cepat memperoleh momongan, salah satunya yaitu dengan mengetahui cara cepat hamil setelah haid yang pastinya sangat mudah untuk Anda dan pasangan lakukan. Jika Anda melakukan hal-hal tersebut, maka kemungkinan besar peluang untuk memperoleh momongan dengan waktu yang singkat akan sangat mudah Anda peroleh. Hal ini berlaku bagi seorang ibu baru atau bahkan bagi Anda yang menginginkan momongan untuk kesekian kalinya.

Berikut cara cepat hamil setelah haid yang bisa Anda lakukan, yaitu sebagai berikut:

  • Berhubungan suami istri saat masa subur
  • Konsumsi asam folat secara ekstra
  • Konsumsi protein dan vitamin E
  • Jagalah berat badan Anda agar kondisi tubuh Anda tidak terlalu gemuk serta tidak terlalu kurus
  • Olahraga secara teratur
  • Hindari stres
  • Jauhi hal yang membahayakan kehamilan
  • Stop merokok
  • Lakukan kegiatan yang membuat Anda dan juga pasangan bahagia

 

Cara Cepat Hamil Secara Alami

Seperti yang kita ketahui sebelumnya, bahwa salah satu cara tepat untuk segera memperoleh momongan yaitu dengan mengetahui masa subur wanita. Jika Anda kesulitan untuk mengetahui masa subur Anda, maka Anda bisa mencari cara menghitung masa subur wanita agar cepat hamil. Dengan begitu Anda akan dengan mudah mengetahui masa subur Anda, dan pada saat itu Anda bisa melakukan hubungan suami istri.

Namun jika hal tersebut sudah Anda lakukan namun Anda tetap masih belum berhasil memperoleh momongan, maka pada kesempatan ini kami akan memberikan solusi bagi Anda yang ingin segera memperoleh momongan.

Berikut cara cepat hamil secara alami yang bisa Anda ikuti, antara lain:

  • Berhubungan di waktu yang tepat
  • Mengetahui masa subur
  • Efek samping dari penggunaan pil kontrasepsi
  • Perhatikan posisi bercinta
  • berusaha santai dan hindari stres
  • Hindari penggunaan pelumas
  • Jaga kesehatan tubuh
  • Pola hidup sehat

 

Obat Cepat Hamil

Mungkin Anda bertanya-tanya adakah obat cepat hamil yang bisa dikonsumsi agar segera memperoleh momongan? Jawabannya ada. Memang saat ini sudah tersebar berbagai jenis obat yang bisa Anda konsumsi agar cepat hamil. Namun sayangnya, obat-obatan tersebut belum bisa diyakini 100% bisa membuat Anda cepat memperoleh keturunan.

Bukan hanya itu, ternyata obat-obatan tersebut juga masih memiliki efek samping yang berbahaya jika Anda mengkonsumsinya secara berlebih. Obat cepat hamil yang bisa Anda temukan di pasaran diantaranya adalah Clomiphene citrate, Metformin hydrochloride, Bromocriptine, dan juga Gonadotrophins.

Sebenarnya sah-sah saja jika Anda ingin mengkonsumsi obat agar cepat hamil, namun Anda juga harus mempertimbangkan efek samping serta resiko yang akan Anda hadapi jika mengkonsumsi obat-obatan tersebut. Dan sebaiknya Anda melakukan berbagai cara alami yang bisa membantu Anda agar Anda bisa cepat hamil daripada Anda mengkonsumsi obat-obatan tertentu.

Ini Dia Mitos Hamil Anak Perempuan yang Masih Dipercaya Hingga Saat Ini

Selain menunggu pemeriksaan dokter dengan USG, apakah mungkin untuk memprediksi jenis kelamin bayi dalam kandungan?Teman dan keluarga mungkin menunjukkan tanda-tanda memiliki anak perempuan atau laki-laki, tetapi sebagian besar mungkin akan didasarkan pada cerita rakyat atau mitos dan bukan sains.

Ultrasonografi pada usia 20 minggu setelah hamil adalah cara yang paling dapat diandalkan untuk mengetahui jenis kelamin bayi. Pada kesempatan ini kami akan membahas mengenai mitos mengenai tanda hamil anak perempuan yang mana masih dipercaya sampai saat ini.

Mitos Tanda Hamil Anak Perempuan

Dibawah ini ada beberapa tanda Anda hamil anak perempuan, antara lain:

  1. Mual pagi yang parah

Beberapa orang berpikir bahwa mual di pagi hari adalah tanda hamil anak perempuan. Bahkan penelitian terbaru menunjukkan bahwa merasa sakit selama kehamilan dapat dikaitkan dengan jenis kelamin bayi. Sebuah studi tahun 2017 menemukan bahwa wanita yang mengandung anak perempuan akan mengalami lebih banyak peradangan ketika sistem kekebalan mereka terpapar bakteri dibandingkan dengan yang mengandung anak laki-laki.

Perbedaan ini dapat terlihat pada saat ibu hamil anak perempuan mengalami mual di pagi hari. Mereka mungkin merasa lebih tidak sehat daripada wanita yang mengandung anak laki-laki. Diperlukan lebih banyak penelitian untuk memahami sepenuhnya jika ada hubungan antara mual di pagi hari dan jenis kelamin bayi.

  1. Perubahan suasana hati yang ekstrem

Perubahan hormon selama kehamilan seringkali dapat menyebabkan perubahan suasana hati. Beberapa orang berpikir bahwa wanita yang mengandung anak perempuan memiliki kadar estrogen yang lebih tinggi dan lebih moody sebagai hasilnya. Namun, penelitian tidak mendukung teori ini.

Tingkat hormon naik selama kehamilan dan jatuh setelah melahirkan terlepas dari apakah bayinya laki-laki atau perempuan.

  1. Berat badan bertambah di tengah

Jika seorang wanita bertambah berat badan pada  pertengahan kehamilan, beberapa orang berpikir bahwa ia hamil anak perempuan. Mereka mungkin juga percaya bahwa kenaikan berat badan hanya pada bagian depan tubuh mengindikasikan mengandung anak laki-laki.

Sekali lagi, bukti ilmiah tidak mendukung teori ini. Dimana seorang wanita bertambah berat badan dalam kehamilan tergantung pada jenis tubuhnya.

  1. Ngidam yang manis

Wanita sering mengalami ngidam saat hamil. Beberapa orang berpikir jika seorang wanita sangat menyukai makanan yang manis selama kehamilan, maka itu pertanda mereka mengandung anak perempuan, sedangkan mengidam makanan asin mungkin mengindikasikan mengandung anak laki-laki.

Tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa mengidam makanan selama kehamilan dapat menunjukkan jenis kelamin bayi.

  1. Tingkat stres

Mitosnya, tingkatan stress yang dialami para ibu hamil bisa mempengaruhi jenis kelamin si janin dalam kandungan. Bahkan sebuah penelitian yang dilakukan di tahun 2012 sudah menunjukkan adanya hubungan antara kadar hormon stress kartisol dengan rasio kelahiran janin dalam kandungan.

Bahkan dalam penelitian tersebut, ibu hamil yang memiliki tingkat kortisol yang cukup tinggi jika dilihat secara statistic memiliki kemungkinan lebih besar memiliki anak perempuan.

  1. Kulit berminyak dan rambut kusam

Beberapa orang percaya bahwa memiliki kulit berminyak dan rambut kusam dapat berarti seorang wanita mengandung anak perempuan. Keyakinan ini tidak berbasis secara ilmiah. Di sisi lain, perubahan dalam produksi minyak atau penampilan rambut selama kehamilan mungkin berhubungan dengan perubahan hormon atau perubahan dalam diet.

  1. Detak jantung bayi yang cepat

Beberapa orang percaya bahwa jika jantung bayi berdetak cepat, mereka mungkin mengandung anak berjenis kelamin perempuan.

Fakta Tentang Tanda-tanda Hamil 1 Minggu

Kehamilan adalah salah satu kabar yang paling membahagiakan dan juga paling ditunggu-tunggu setiap pasangan suami istri. Maka tidak heran jika sampai saat ini masih banyak para wanita yang ingin mengetahui dengan cepat mengenai berita kehamilan ini, yaitu dengan mengetahui dan juga memperhatikan tanda tanda hamil 1 minggu.

Biasanya di usia kehamilan 1 minggu seorang ibu hamil belum bisa merasakan tanda tanda hamil 1 minggu dengan tepat. Bahkan biasanya gejala atau tanda kehamilan mulai bisa di rasakan ketika kehamilan menginjak usia 1 bulan atau bahkan ketika seseorang mengalami telat menstruasi. Ketika itu, sebagian besar wanita akan mengalami kondisi kram di bagian perut, munculnya bercak darah, mual yang disertai muntah serta gejala lainnya.

 

Perhitungan Kehamilan

Jika kehamilan dihitung selama 40 minggu, perhitungannya dimulai sejak hari pertama menstruasi terakhir maka Anda belum bisa dipastikan benar-benar mendapatkan kehamilan di minggu pertama ini.

Umumnya kehamilan bisa dipastikan positif jika kehamilan tersebut sudah menginjak usia 2 minggu atau bahkan di awal minggu ke-3 kehamilan, dan hal ini akan sangat tergantung terhadap masa subur atau bahkan masa ovulasi.

Ketika masa ovulasi tiba, maka ovarium akan melepaskan sel telur dan akan bergerak maju kearah tubafalopi. Agar bisa hamil, maka bagian sel telur harus benar-benar bertemu dengan sperma yang ada tepat di tubafalopi.

Moms penting untuk di ketahui, bahwa siklus ovulasi yang Anda alami umumnya akan menentukan tanggal dari proses pembuahan, biasanya terjadi di hari ke-13 hingga hari ke-20 setelah masa menstruasi terakhir. Akan tetapi, ovulasi ini juga akan tergantung dari seberapa lama siklus menstruasi seorang wanita dan jika dilihat secara umum siklus menstruasi wanita normalnya berlangsung sekitar 28 hari.

 

Tanda-tanda Hamil 1 Minggu

Bukan hanya telat menstruasi, namun beberapa minggu setelah terjadinya proses pembuahan sebagian besar wanita akan mengalami pertanda lain, diantaranya seperti:

  1. Payudara bengkak dan sensitive

Di minggu pertama kehamilan, biasanya kondisi payudara Anda akan sedikit membengkak, bahkan akan terasa lebih sensitif dan juga terasa nyeri jika disentuh. Namun sayangnya, sedikit orang yang akan menyadari kondisi tersebut bahkan sebagian besar wanita akan mengira kalau dirinya hendak menstruasi.

  1. Mual dengan atau tanpa muntah

3 minggu setelah proses pembuahan, sebagian besar wanita hamil biasanya akan mengalami  morning sicknes. Atau dalam arti lain kondisi dimana dirinya merasa sering mual yang disertai muntah. Biasanya kondisi ini terjadi setiap pagi dan juga malam hari. Mengapa bisa terjadi? Karena ketika Anda hamil, kondisi hormon kehamilan Anda akan meningkat.

  1. Sakit pinggang bagian bawah

Tidak hanya itu, ibu hamil juga kerap merasakan sakit pinggang di bagian bawah dan kemungkinan besar  akan berlangsung selama masa kehamilan. Hal ini terjadi karena adanya penambahan berat badan serta terjadinya perubahan pada postur tubuh Anda ya Moms.

Tidak hanya ketiga point di atas yang sudah kami sebutkan, ada beberapa gejala atau tanda kehamilan lainnya yang harus Anda ketahui, antara lain:

  • Frekuensi buang air kecil yang meningkat
  • Merasa lebih sensitive
  • Merasa mudah lelah
  • Suasana hati yang berubah
  • Nafsu makan tidak menentu atau bahkan hilang
  • Terkadang terjadinya sembelit
  • Ngidam atau menginginkan makanan tertentu

Walaupun menentukan tanda tanda hamil 1 minggu itu sulit, akan tetapi Anda tidak perlu khawatir. Mengapa? Karena kabar yang menggemberikan ini bisa Anda pastikan beberapa minggu lagi. Jika diperlukan, Anda bisa memeriksakan diri ke dokter kandungan, agar Anda bisa memastikan kabar gembira tersebut.

6 Cara Cepat Hamil Setelah Haid yang Paling Efektif

Anda sudah berdisukusi dengan pasangan Anda? Atau sudah meninggalkan alat kontrasepsi dan siap untuk mulai mencoba hamil? Tetapi tubuh Anda tidak selalu bertindak cepat, jadi pastikan Anda mengetahui cara cepat hamil setelah haid dan tetap sehat untuk sementara waktu untuk mempersiapkan kehamilan Anda, agar dapat hamil secara alami.

Cara Cepat Hamil Setelah Haid

Untuk benar-benar meningkatkan peluang Anda agar cepat hamil, maka Anda bisa mencoba untuk memikirkan tentang gaya hidup Anda. Berikut adalah tips dan cara cepat hamil setelah haid yang bisa Anda terapkan di kehidupan harian Anda, yaitu sebagai berikut:

  1. Berhenti merokok. Kami tidak perlu memberi tahu Anda bahwa rokok dipenuhi bahan kimia berbahaya yang dapat memengaruhi kesuburan Anda dan pasangan. Parit cig dan kesehatan Anda pasti akan terjaga dengan baik jika Anda berhasil berhenti dari roko.
  2. Mengurangi jumlah alkohol yang Anda konsumsi, atau bahkan kalau bisa cobalah untuk meninggalkannya. Minuman beralkohol tidak hanya mempengaruhi kesuburan Anda, tetapi juga pasangan Anda.
  3. Mengurangi asupan kafein, karena ini juga dapat memperlambat konsepsi. Beralihlah ke teh herbal untuk saat ini.
  4. Konsumsi suplemen asam folat (400 mikrogram sehari sampai 12 minggu hamil), atau vitamin prenatal yang mengandung asam folat, yang sangat penting untuk perkembangan janin yang sehat.
  5. Sering berhubungan seks tanpa menggunakan alat kontrasepsi dan bersantailah dalam berhubungan.
  6. Pastikan berolahraga dengan cukup. Sekarang bukan waktunya untuk mendorongnya untuk berlatih maraton, tetapi beberapa penelitian pada pria yang kelebihan berat badan atau obesitas telah menunjukkan bahwa jumlah sperma meningkat ketika mereka kehilangan berat badan.

Waktu yang Diperlukan Untuk Bisa Hamil

Sebagian besar waktu, pasangan sehat yang sering berhubungan seks tanpa kondom akan hamil dalam waktu satu tahun. Sebuah studi oleh Mayo Clinic menunjukkan bahwa 38% hamil setelah satu bulan, tetapi itu naik menjadi hampir 70% setelah tiga bulan, 81% setelah enam bulan dan 92% setelah 12 bulan.

Jadi, bagi Anda yang berusia awal tiga puluhan atau lebih muda, adalah waktu yang normal dan sehat untuk mencoba. Secara teknis, Anda hanya memiliki peluang 1 banding 5 untuk hamil setiap bulan, jadi keberuntungan memainkan peran besar dalam berapa lama prosesnya, bahkan jika Anda memonitor siklus ovulasi dengan cermat. Jika Anda berusia di atas 35 dan tidak hamil setelah 6 bulan mencoba, mungkin ada baiknya Anda mengunjungi dokter dan mencari pilihan perawatan kesuburan.

Cara Menyelaraskan rencana Kehamilan Dengan Siklus Ovulasi

Wanita hanya memiliki masa subur selama beberapa hari setiap bulan, jadi mengetahui Anda berhubungan seks pada waktu yang tepat pasti akan meningkatkan peluang Anda.

Sudahkah Anda mencoba kalkulator ovulasi? Masukkan saja pada hari pertama periode terakhir Anda dan lamanya siklus Anda dan itu akan menunjukkan kepada Anda hari optimal untuk mencoba dan hamil setiap bulan. Anda juga layak membeli Ovulation Test Kit yang banyak dijual bebas, sehingga Anda dapat melacak jendela kesuburan Anda dan meningkatkan peluang Anda.

Tips Berhubungan Untuk Memaksimalkan Konsepsi

  • Jangan gunakan pelumas, meskipun mungkin lebih nyaman, beberapa pelumas tidak ramah terhadap sperma dan bisa menyebabkan sperma mati sebelum mencapai sel telur.
  • Jangan melakukan apapun secara aktif yang dapat menaikkan suhu tubuh Anda setelah berhubungan seks. Misalnya, olahraga berat atau mandi air panas. Sperma mulai kehilangan motilitas dan viabilitasnya jika semakin tinggi suhu lingkungannya.

Cara Ampuh Memastikan Masa Subur Agar Cepat Hamil

Hamil merupakan masalah waktu. Apakah Anda ingin memastikan kondisi tubuh Anda ada dalam kondisi yang tepat baik untuk memenuhi sel telur dan sperma? Maka jawabannya adalah siklus menstruasi Anda, karena siklus menstruasi ini dapat memberi Anda petunjuk kapan tubuh Anda siap untuk memulai proses, dalam kata lain Anda harus benar-benar memperhatikan masa subur wanita setelah haid agar cepat hamil.

Langkah pertama adalah mempelajari hari-hari ketika Anda paling subur. Sebagian besar wanita memiliki siklus menstruasi 28 hari. Itu artinya Anda memiliki waktu sekitar 6 hari untuk bis ahamil setiap bulannya. Itu termasuk hari ketika salah satu ovarium Anda melepaskan sel telur, yang disebut ovulasi, dan 5 hari sebelumnya. Kuncinya adalah melakukan hubungan intim di waktu tersebut agar cepat memperoleh momongan.

Untuk mengetahuinya, Anda harus memetakan siklus menstruasi Anda dan mencatat berapa lama itu berlangsung. Hari ke-1 adalah hari pertama haid Anda. Karena lamanya siklus Anda dapat sedikit berbeda dari bulan ke bulan, yang terbaik adalah melacak selama beberapa bulan.

Setelah Anda memiliki jumlah rata-rata, kurangi 18 hari dari panjang siklus terpendek Anda. Ini adalah hari pertama Anda cenderung subur. Setelah itu, Anda bisa mengurangi waktu tersebut sekitar 11 hari dari siklus terpanjang menstruasi Anda. Ini adalah hari terakhir Anda cenderung subur. Berhubungan seks antara kedua waktu itu akan memberi Anda kesempatan terbaik untuk hamil.

 

Cara Mengetahui Masa Subur

Berikut cara ampuh mengetahui masa subur wanita setelah haid agar cepat hamil, yaitu sebagai berikut:

  1. Periksa Suhu Tubuh Basal Anda (BBT)

Ada baiknya Anda juga dapat memperhatikan tanda-tanda bahwa tubuh Anda siap berovulasi. Memeriksa suhu tubuh basal Anda (BBT) adalah salah satu cara untuk melakukannya.

BBT ini adalah suhu Anda di pagi hari. Tepat setelah Anda berovulasi, ia naik sedikit  kadang-kadang kurang dari satu derajat dan tetap lebih tinggi sampai menstruasi Anda dimulai. Jika Anda mencatat suhu tubuh Anda setiap hari, Anda dapat melihat perubahan halus yang berarti salah satu ovarium Anda telah mengeluarkan sel telur.

Untuk mengambil BBT Anda, Anda perlu: Menggunakan termometer tubuh basal. Ini lebih sensitif daripada yang standar dan akan menunjukkan perubahan suhu ke sebagian kecil derajat. Anda bisa mendapatkannya di banyak apotek dengan harga kurang dari $ 20.

Ukur suhu tubuh Anda pada waktu yang sama setiap pagi. Selalu lakukan sebelum Anda bangun dari tempat tidur. Bahkan bangun untuk pergi ke kamar mandi dapat mempengaruhi suhu tubuh Anda.

  1. Periksa Lendir Serviks Anda

Hormon yang sama yang mengendalikan siklus menstruasi Anda juga memengaruhi lendir yang dihasilkan oleh leher rahim Anda. Tepat sebelum dan selama ovulasi, jumlah, warna, dan teksturnya berubah untuk memudahkan Anda untuk hamil.

Saat ovarium Anda bersiap untuk melepaskan sel telur, serviks Anda membuat lebih banyak lendir. Beberapa hari sebelum ovulasi, mungkin lengket dan keruh atau keputihan. Lalu, tepat sebelum Anda berovulasi, lendir menjadi licin, seperti putih telur. Ini dapat meregangkan jari Anda jika Anda membukanya. Tahap ini biasanya berlangsung 3 atau 4 hari, saat itulah Anda kemungkinan besar akan hamil.

Untuk memeriksa lendir serviks, maka yang harus Anda lakukan adalah:

Gunakan jari atau tisu untuk memeriksa pembukaan lendir vagina Anda beberapa kali sehari. Pastikan tangan Anda bersih sebelum memulainya. Tuliskan apakah itu berawan dan lengket atau bening dan licin.

Bagan lendir serviks Anda berubah dan suhu tubuh basal Anda untuk mendapatkan gambaran yang jelas tentang di mana Anda berada dalam siklus Anda.

Perlu diingat bahwa hal-hal lain, seperti menyusui, dapat mengubah lendir Anda. Menggunakan douche atau produk-produk higienis lainnya juga dapat mempengaruhinya. Ginekolog biasanya tidak merekomendasikan produk ini.

Keputihan, Apakah Tanda Awal Kehamilan?

Perubahan yang dialami ibu hamil baik secara fisik atau bahkan hormonal umumnya akan memicu terjadinya perubahan terhadap hal apapun. Nah, salah satu wujud dari perubahan hormonal itu sendiri adalah adanya aliran darah pada daerah kewanitaan yang semakin deras dan hal ini umumnya akan menyebabkan terjadinya cairan di area vagina menjadi meningkat.

Walaupun keputihan merupakan hal normal yang dialami ibu hamil, kondisi ini dikenal dengan sebutan leucorrhea dan menjadi keputihan tanda hamil, namun ibu hamil tetap harus mewaspadai kondisi keputihan selama kehamilan tersebut. Bahkan Anda juga harus benar-benar memahami keputihan yang bersifat normal dan keputihan yang sifatnya membahayakan.

 

Penyebab Keputihan Tanda Hamil

Keputihan yang mana dialami ibu hamil di awal kehamilan ini umumnya disebabkan oleh kondisi vagina yang semakin lembab. Hal ini di karenakan adanya perubahan terhadap hormon estrogen yang umumnya terjadI di awal kehamilan hingga menjelang proses persalinan.

 

Tanda Keputihan Normal

Nah, pada kesempatan ini kami akan memberikan sedikit informasi kepada Anda mengenai kondisi keputihan normal yang umumnya dialami ibu hamil, antara lain:

  1. Keputihan berwarna putih bening

Untuk kondisi keputihan yang normal, biasanya cairan keputihan ini memiliki warna putih yang bening atau tidak berwarna. Sedangkan jika keputihan Anda berwarna kuning atau bahkan hijau pekat, maka dipastikan keputihan yang Anda alami ini bukanlah suatu keputihan yang normal dan harus segera diwaspadai dan diperiksakan untuk memastikan tidak terjadi hal yang buruk pada janin Anda

  1. Tidak berbau

Untuk keputihan normal yang dialami ibu hamil bukan hanya dilihat dari warnanya yang bening, namun juga keputihan normal yang dialami ibu hamil umumnya tidak memiliki bau. Jikap Anda merasakan adanya bau, bau yang dirasakan merupakan bau khas.

Nah, jika keputihan yang keluar dari area vagina Anda berwarna apalagi berbau menyengat, maka dipastikan kondisi ini akan membahayakan kesehatan Anda dan janin dalam kandungan.

  1. Tidak terasa gatal

Moms, jika keputihan yang keluar berwarna normal dan tidak mengeluarkan bau, namun Anda merasakan sensasi gatal atau bahkan panas yang tidak tertahankan, maka Anda harus mewaspadai kondisi tersebut. Karena keputihan yang normal umumnya tidak akan menyebabkan gatal di area kewanitaan.

Itu dia di atas beberapa tanda keputihan normal yang sering dialami ibu hamil. Jika seperti itu, bagaimana kondisi keputihan abnormal yang harus diwaspadai ibu hamil?

 

Keputihan yang Harus Diwaspadai

Berikut tanda-tanda kehamilan abnormal yang harus diwaspadai selain munculnya aroma bau, warna yang gelap dan menimbulkan rasa gatal, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Keluarnya cairan putih keabu-abuan

Anda harus berhati-hati dengan cairan keputihan ini, karena kondisi ini merupakan suatu kondisi terjadinya sekresi hormon yang akan menyebabkan bakteri berlebih di bagian kewanitaan. Biasanya kondisi ini akan mengganggu keseimbangan bakteri yang normal dan akan menyebabkan terjadinya infeksi di bagian kewanitaan.

  1. Cairan putih kekuningan

Ketika keputihan Anda keluar dengan kondisi ini, maka kondisi ini merupakan kondisi dimana area kewanitaan Anda sudah ditumbuhi jamur. Terutama ketika Anda hamil, ketika kondisi hormon esterogen dan progesteron meningkat maka jamur yang berada di area kewanitaan akan semakin menetap.

  1. Cairan keputihan berbusa dan berwarna

Ketika Anda mengalami keputihan dengan ciri-ciri keluarnya cairan yang berbusa, mengeluarkan aroma bau, dan memiliki warna kuning kehijauan, maka Anda harus benar-benar berhati-hati dengan kondisi ini. Kemungkinan besar kondisi yang Anda alami ini dipicu oleh parasit Trichomonas vaginalis, yang bisa ditularkan secara seksual.

5 Daftar Makanan Agar Cepat Hamil

Tidak sedikit pasangan suami istri yang ingin segera mendapatkan keturunan setelah mereka menikah. Namun faktanya, banyak diantaranya pasangan suami istri yang sulit mendapatkan kehamilan karena beberapa faktor. Namun ada juga sebagian diantaranya yang justru langsung mendapatkan kehamilan itu sendiri.

Lantas, bagaimana caranya agar bisa cepat hamil? Sebenarnya banyak cara yang bisa Anda lakukan agar Anda bisa cepat hamil, salah satunya dengan memperhatikan makanan yang Anda konsumsi. Mengapa? Karena makanan yang Anda konsumsi ternyata bisa membantu Anda agar bisa cepat hamil.

 

Daftar Makanan Agar Cepat Hamil

Banyak perempuan yang langsung mendapatkan kehamilan meskipun mereka tidak mengatur makanan yang dikonsumsi. Namun jika Anda merasa perlu untuk mengatur makanan yang dikonsumsi demi cepat memperoleh momongan, maka Anda bisa memilih berbagai jenis makanan untuk menyuburkan kandungan Anda.

Gizi yang terkandung dalam makanan akan mendukung usaha Anda agar bisa cepat hamil. Jika Anda sudah siap untuk hamil, maka Anda bisa mengkonsumsi makanan agar cepat hamil. Berikut 5 daftar makanan agar Anda bisa cepat hamil, yaitu sebagai berikut:

  1. Daging

Jenis daging yang bisa Anda konsumsi agar cepat hamil yaitu jenis daging sapi serta daging ayah dengan kandungan lemak yang rendah. Jika Anda mengkonsumsi makanan ini, maka Anda bisa memperoleh asupan protein dan juga zat besi yang cukup.

Namun ingat! Makanlah dengan porsi yang cukup dan jangan berlebihan. Dalam satu hari, Anda hanya dianjurkan mengkonsumsi daging yang sudah di olah 2 porsi saja. Mengapa? Karena dalam sebuah penelitian menyebutkan, jika tubuh Anda menerima asupan protein dengan jumlah berlebih, maka bisa menurunkan tingkat kesuburan Anda.

  1. Makanan yang mengandung protein nabati

Jika Anda seorang vegetarian dan tidak mengkonsumsi daging, maka Anda bisa memanfaatkan sumber protein nabati. Untuk jenis makanan yang mengandung protein nabati ini diantaranya adalah tahu, tempe, susu kedelai, kacang polong, atau bahkan sayur bayam.

  1. Ikan

Ikan pastinya memiliki kandungan asam lemak omega-3, yang mana kandungan ini sangatlah penting untuk meningkatkan kesuburan Anda. Kandungan omega-3 ini umumnya ditemukan di beberapa jenis ikan, seperti ikan sarden, ikan lele, dan juga ikan salmon.

  1. Susu dan produk olahannya

Ada beberapa merek susu ternama yang mana sudah memproduksi susu khusus untuk persiapan kehamilan, yang mana tujuan diproduksi susu ini yaitu sebagai solusi agar cepat hamil. Namun bukan hanya susu, berbagai jenis produk olahan susu lainnya juga ternyata baik Anda konsumsi untuk membantu tingkat kesuburan Anda.

Olahan susu yang baik dikonsumsi untuk mempersiapkan kehamilan diantaranya adalah keju, dan juga yogurt. Namun ingat, meskipun baik untuk kesuburan, Anda tetap harus lebih selektif dalam memilih produk olahan susu, pilihlah jenis susu rendah atau bahkan bebas kandungan lemak untuk tetap menjaga kesehatan tubuh Anda.

  1. Makanan yang mengandung zinc

Mengapa harus makanan yang memiliki kandungan zinc? Karena zinc memiliki manfaat yang baik untuk memperlancar menstruasi. Jika menstruasi Anda lancar, maka tubuh bisa memproduksi sejumlah sel telur yang lebih banyak dari biasanya. Maka dari itu, penting untuk Anda mengkonsumsi makanan yang tinggi akan kandungan zinc untuk meningkatkan kesuburan Anda.

Berbagai jenis makanan dengan kandungan zinc yang tinggi bisa Anda temukan dengan mudah seperti kuning telur, tiram, bawang putih, hati sapid an juga biji wijen. Jika Anda takut untuk mengkonsumsi tiram karena kandungan merkuri di dalamnya, maka Anda bisa memilih jenis makanan lainnya.

Mengenal Ciri-Ciri Flek Tanda Hamil Serta Bedanya Dengan Darah Menstruasi

Dari sekian banyak tanda-tanda kehamilan muda, sebenarnya ada 1 tanda kehamilan yang kerap kali membuat orang yang mengalaminya merasa bingung, karena tanda yang satu ini memiliki sifat ambigu terutama bagi ibu hamil muda yang baru saja mendapatkan kehamilan.

Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan tanda-tanda kehamilan ini hampir sama dengan gejala ketika hendak menstruasi atau sama seperti ketika Anda menstruasi. Gejala awal kehamilan yang dimaksud disini adalah munculnya flek hitam atau terjadinya pendarahan implantasi.

Terjadinya pendarahan ringan ini memang tidak dialami semua wanita hamil, mungkin hanya ada 1/3 orang saja yang mengalami kondisi ini. Kondisi ini umumnya akan terjadi setelah sel telur yang ada di dalam perut Anda berhasil bertemu dengan sperma, yakni kondisi dimana ketika si embrio mulai berusaha dengan baik untuk menempelkan dirinya ke bagian dinding rahim atau dikatakan juga dengan proses implantasi.

Kapan biasanya flek tanda hamil mulai muncul?

Pendarahan implantasi ini umumnya akan muncul atau akan Anda rasakan sekitar 5-12 hari setelah terjadinya proses pembuahan, atau sekitar 2-7 hari sebelum atau bahkan menjelang waktu menstruasi.

Namun ada juga kemungkinan lainnya terkait kondisi tersebut, ketika flek hitam ini muncul bersamaan dengan waktu menstruasi. Jika kondisi ini terjadi, maka kemungkinan besar orang yang mengalami akan menganggap jika dirinya sedang haid dan bukan gejala kehamilan.

Ciri-Ciri Flek Tanda Hamil

Munculnya flek hitam yang merupakan tanda kehamilan kerap kali disebut sebagai darah haid, maka Anda harus mengetahui dan memahami ciri-ciri flek tanda hamil. Jika seperti itu, apa saja ciri munculnya flek sebagai tanda kehamilan? Untuk menjawab pertanyaan Anda, yuk kita simak ulasan di bawah ini!

  1. Muncul 7 hari sebelum waktu haid

Seperti yang telah  dijelaskan sebelumnya, bahwa flek hitam yang berperan sebagai tanda kehamilan akan muncul sebelum hari H menstruasi. Umumnya siklus haid akan berlangsung di hari ke-14 setelah masa ovulasi Anda. Akan tetapi, jika proses pembuahan berhasil terjadi maka pendarahan implantasi ini akan muncul dan akan Anda temukan diantara hari ke-6 hingga hari ke-12 setelah masa pembuahan.

  1. Warna flek tanda hamil berbeda dengan warna darah haid

Jika dilihat dari segi warna, biasanya warna flek yang keluar sebagai tanda kehamilan memiliki warna agak cerah atau bahkan agak gelap, apalagi jika dibandingkan dengan warna darah haid yang rata-rata berwarna merah.

Jika flek yang keluar berwarna kecoklatan, maka kondisi ini menandakan darah yang keluar bukan lagi darah segar, karena  darah tersebut sudah menempuh perjalanan yang cukup jauh yang berasal dari dinding rahim hingga vagina.

  1. Volume darah yang keluar lebih sedikit

Untuk volume darah yang keluar, biasanya darah implantasi yang keluar jumlahnya tidak banyak, bahkan hanya menyerupai bercak, berbeda dengan darah haid yang keluarnya dalam jumlah yang cukup banyak.

Bukan hanya itu, darah implantasi tidak sama dengan darah haid,biasanya akan langsung dan berhenti dalam hitungan jam saja atau bahkan hitungan hari yaitu sekitar 1-3 hari.

  1. Disertai dengan gejala kehamilan lainnya

Pendarahan implantasi merupakan gejal awal kehamilan,biasanya darah ini akan disertai dengan gejala kehamilan lainnya, bisa berlangsung secara bersamaan atau bahkan gejala lainnya akan Anda rasakan setelah darah implantasi keluar. Gejala-gejala kehamilan lainnya yang bisa Anda rasakan diantaranya seperti:

  • Mudah lelah.
  • Muntah.
  • Perut bengkak.
  • Sensitivitas indera penciuman meningkat.
  • Payudara sensitif.
  • Frekuensi buang air kecil meningkat.
  • Sakit kepala.
  • Naiknya suhu basal tubuh.

Normalkah Jika Keputihan Terjadi di Awal Kehamilan?

Ketika dinyatakan hamil, maka biasanya Anda akan mengalami banyak perubahan pada tubuh Anda. Bahkan tidak jarang perubahan-perubahan tersebut akan membuat Anda merasa bingung dan menimbulkan suatu pertanyaan yang cukup besar pada benak Anda, salah satunya adalah tanda hamil keputihan. Anda mungkin akan bertanya-tanya, apakah kondisi ini normal atau bahkan tidak? Nah, untuk menjawab pertanyaan tersebut, pada kesempatan ini kami akan memberikan sedikit penjelasan mengenai tanda hamil keputihan.

Keputihan saat hamil muda, normal atau tidak?

Umumnya wanita yang mengalami keputihan akan merasakan a keresahan, apalagi jika keputihan terjadi di awal kehamilan. Seorang dokter spesialis obstetri dan juga ginekologi sekaligus ahli kesehatan wanita yang bernama Dr. Sheryl Ross mengatakan bahwa keputihan yang terus meningkat frekuensinya merupakan salah satu tanda awal kehamilan.

Bahkan kondisi ini akan terus berlangsung selama masa kehamilan, bahkan fungsi dari keputihan ini hampir sama seperti sebelum Anda memperoleh kehamilan, yakni untuk membersihkan bagian vagina dan mencegah terjadinya infeksi di area kewanitaan tersebut.

Penting untuk Anda ketahui, bahwa ketika kehamilan mulai terbentuk maka akan terjadi perubahan di bagian leher rahim atau disebut dengan servik serta di bagian dinding vagina yang kondisinya akan semakin melunak yang diakibatkan oleh meningkatnya kadar hormon  estrogen.

Nah, hal inilah yang nantinya akan mempengaruhi aliran darah yang berada pada area kewanitaan, sehingga aliran darah di area vagina ini akan mengalami  peningkatan serta cenderung lebih lancar jika dibandingkan sebelumnyaa. Akhirnya kondisi inilah yang akan menyebabkan keputihan ketika Anda hamil.

Bagaimana caranya membedakan keputihan normal dan abnormal di awal kehamilan?

Setelah Anda mengetahui jika ternyata keputihan termasuk kedalam tanda-tanda kehamilan, maka inilah saatnya Anda memastikan keputihan yang keluar merupakan keputihan yang normal dan wajar, caranya yaitu dengan Anda mengetahui ciri-ciri dari keputihan normal dan tidak normal.

Apakah caranya sulit? Caranya cukup mudah, biasanya jika keputihan yang keluar merupakan keputihan normal, maka cairan yang keluar tidak memiliki warna atau bahkan berwarna putih pekat, tidak mengeluarkan bau, serta memiliki tekstur layaknya lendir.

Sedangkan untuk keputihan yang tidak normal, biasanya memiliki warna kuning seidkit kehijauan, mengeluarkan aroma busuk. Bahkan kerap kali menyebabkan sensasi gatal serta rasa tidak nyaman bagi orang yang mengalaminya. Ingat, jika Anda mengalami kondisi ini sebaiknya Anda berhati-hati, karena kemungkinan besar hal ini mengindikasi terjadinya infeksi bakteri di area kewanitaan, bahkan bisa mengindikasi sebuah penyakit menular seksual.

Lalu, apa yang harus dilakukan?

Pertama kali yang harus Anda lakukan adalah memastikan kjika keputihan yang dialami merupaan keputihan yang normal. Termasuk Anda harus mengenali ciri-ciri dari keputihan normal tersebut. Jika Anda masih merasa ragu dengan kondisi keputihan Anda, maka Anda bisa langsung berkonsultasi kepada dokter.

Untuk membuat Anda merasa nyaman di awal kehamilan, maka Anda bisa menggunakan pantyliner yang  aman digunakan ibu hamil. Selain itu, Anda juga dianjurkan untuk tetap menjaga kebersihan area kewanitaan, misalnya dengan cara:

  • Cuci tangan sebelum menyentuh area kewanitaan
  • Ketika mencucui area vagina, pastikan Anda mengusapnya dari arah dengan ke belakang.
  • Gunakan pakaian dalam yang cukup longgar.
  • Gunakan pakaian dalam dengan bahan katun.
  • Setelah mandi, berenang, baung air, atau bahkan berolahraga, pastikan Anda mengeringkan area kewanitaan Anda.
  • Pastikan area tersebut selalu dalam kondisi kering dna juga tidak lembab.

Ingat, penting untuk Anda selalu memperhatikan kondisi kesehatan area vagina serta kondisi keputihan yang kerap Anda alami. Maka dari itu, jangan pernah Anda menganggap remeh ketika vagina Anda mengeluarkan cairan yang  memiliki bau amis, busuk atau bahkan aroma yang tidak sedap.