Category: Kehamilan

Ingin Cepat Hamil? Yuk Ikuti Tips dan Cara Mudah Berikut Ini

Apakah saat ini Anda tengah menantikan hadirnya buah hati yang lucu dikehidupan keluarga kecil Anda? Apakah Anda menanti kehamilan? Anda merasa kesulitan memperoleh kehamilan? Nah,  pada kesempatan ini kami akan membagikan sedikit tips kepada Anda mengenai cara cepat hamil, agar Anda bisa dengan mudah memperoleh kehamilan.

Memang benar, untuk memperoleh kehamilan dibutuhkan suatu usaha yang cukup besar baik dari Anda atau bahkan dari pasangan Anda sendiri. Bahkan untuk memperoleh kehamilan yang cepat, Anda juga harus berada pada waktu yang tepat untuk memastikan sel telur bisa bertemu dengan sperma sehingga bisa terjadinya proses pembuahan.

Lantas, apa saja cara agar cepat hamil yang  bisa dilakukan dengan mudah? Agar Anda bisa cepat meraih kehamilan, maka ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, diantaranya seperti:

  • Lepaskan alat kontrasepsi Anda
  • Periksakan kondisi kesehatan ke dokter
  • Mengetahui kapan masa subur
  • Lakukan hubungan intim di waktu yang tepat
  • Lakukan hal ini saat melakukan hubungan intim
  • Jaga kualitas dan kuantitas sperma pria
  • Jangan terlalu stres
  • Terapkan pola hidup sehat

 

Tips Cepat Hamil

Nah, bagi Anda yang ingin segera memperoleh momongan, maka kami akan sedikit memberikan tips cepat hamil agar Anda dan pasangan bisa segera memperoleh momongan. Seperti apa tipsnya? Yuk ikuti panduan kita kali ini!

  1. Lebih sering melakukan hubungan suami istri

Pastinya hal ini merupakan hal utama yang harus Anda lakukan dan pasangan. Semakin sering Anda dan pasangan melakukan hubungan suami istri, maka semakin besar pula peluang Anda memperoleh momongan. Nah, lebih bagus lagi kalau Anda bisa melakukan hubungan suami istri ini ketika memasuki masa subur.

  1. Mengetahui masa ovulasi

Hal ini juga merupakan suatu hal penting yang harus benar-benar Anda perhatikan, seperti mengetahui kapan kondisi tubuh Anda bisa melepaskan sel telur. Nah, inilah waktu yang sangat tepat untuk tubuh melakukan pembuahan yang berasal dari sperma. Anda harus merasa beruntung jika Anda memiliki siklus menstruasi yang cukup teratur, karena hal ini akan memudahkan Anda untuk bisa memprediksi masa subur serta waktu ovulasi Anda. Meskipun siklus menstruasi Anda tidak teratur, maka Anda bisa memperkirakannya dengan cara menghitung rata-rata siklus menstruasi setiap bulannya.

  1. Pastikan bercinta di “hari ini”

Ingat! Selain Anda melakukan hubungan suami istri pada hari-hari lainnya, hal yang harus Anda lakukan dengan pasangan yaitu melakukan hubungan suami istri pada hari masa ovulasi. Mengapa demikian? Karena pada hari ovulasi tersebut kondisi tubuh memiliki kemungkinan yang cukup besar agar bisa mempersiapkan dirinya untuk hamil, yakni dengan memproduksi lebih banyak cairan yang berada di dalam serviks, sehingga sperma dan sel telur akan dengan mudah bertemu.

Bukan hanya itu, ternyata sel telur hanya mampu bertahan selama 12-24 jam saja setelah proses pelepasan. Maka dari itu, akan jauh lebih baik lagi jika Anda dan pasangan memperbanyak frekuensi berhubungan pada hari-hari tersebut.

  1. Nikmati prosesnya

Mengkonsumsi makanan sehat, berolahraga, dan tidak lupa untuk berhubungan yang bisa membuat Anda dan pasangan menikmati setiap prosesnya. Jangan pernah Anda merasa stress, khawatir, takut atau bahkan tegang ketika berhubungan. Mengapa? Karena untuk memperoleh hasil terbaik, Anda dan pasangan harus bisa melakukan hubungan suami istri yang fun serta merasa bahagia, karena itu adalah kunci keberhasilan memperoleh momongan dengan cepat.

 

Makanan Agar Cepat Hamil

Selain memperhatikan tips atau cara cepat hamil, Anda juga harus memperhatikan pola hidup sehat untuk bisa memperoleh kehamilan dengan cepat, salah satunya yaitu berolahraga dan mengkonsumsi makanan agar cepat hamil.

Nah, Anda ingin cepat hamil? Di bawah ini ada beberapa jenis makanan yang bisa Anda konsumsi agar Anda bisa cepat hamil, antara lain:

  • Daging
  • Makanan yang mengandung protein nabati seperti tempe, tahu, kacang polong, susu kedelai, atau sayur bayam.
  • Ikan
  • Susu dan produk olahannya seperti youghert dan keju.
  • Makanan yang mengandung zinc seperti kuning telur, bawang putih, tiram, biji wijen dan hati sapi.

 

Cara Cepat Hamil Setelah Haid

Moms, selain memperhatikan asupan makanan, Anda juga harus mengetahui masa subur wanita setelah haid agar cepat hamil. Karena dengan Anda mengetahui masa subur diri Anda sendiri, Anda akan bisa dengan mudah memperkirakan kemungkinan sel telur bertemu dengan sperma agar bisa dibuahi.

Selain itu, ada beberapa hal lainnya yang pastinya harus Anda ketahui agar Anda bisa cepat memperoleh momongan, salah satunya yaitu dengan mengetahui cara cepat hamil setelah haid yang pastinya sangat mudah untuk Anda dan pasangan lakukan. Jika Anda melakukan hal-hal tersebut, maka kemungkinan besar peluang untuk memperoleh momongan dengan waktu yang singkat akan sangat mudah Anda peroleh. Hal ini berlaku bagi seorang ibu baru atau bahkan bagi Anda yang menginginkan momongan untuk kesekian kalinya.

Berikut cara cepat hamil setelah haid yang bisa Anda lakukan, yaitu sebagai berikut:

  • Berhubungan suami istri saat masa subur
  • Konsumsi asam folat secara ekstra
  • Konsumsi protein dan vitamin E
  • Jagalah berat badan Anda agar kondisi tubuh Anda tidak terlalu gemuk serta tidak terlalu kurus
  • Olahraga secara teratur
  • Hindari stres
  • Jauhi hal yang membahayakan kehamilan
  • Stop merokok
  • Lakukan kegiatan yang membuat Anda dan juga pasangan bahagia

 

Cara Cepat Hamil Secara Alami

Seperti yang kita ketahui sebelumnya, bahwa salah satu cara tepat untuk segera memperoleh momongan yaitu dengan mengetahui masa subur wanita. Jika Anda kesulitan untuk mengetahui masa subur Anda, maka Anda bisa mencari cara menghitung masa subur wanita agar cepat hamil. Dengan begitu Anda akan dengan mudah mengetahui masa subur Anda, dan pada saat itu Anda bisa melakukan hubungan suami istri.

Namun jika hal tersebut sudah Anda lakukan namun Anda tetap masih belum berhasil memperoleh momongan, maka pada kesempatan ini kami akan memberikan solusi bagi Anda yang ingin segera memperoleh momongan.

Berikut cara cepat hamil secara alami yang bisa Anda ikuti, antara lain:

  • Berhubungan di waktu yang tepat
  • Mengetahui masa subur
  • Efek samping dari penggunaan pil kontrasepsi
  • Perhatikan posisi bercinta
  • berusaha santai dan hindari stres
  • Hindari penggunaan pelumas
  • Jaga kesehatan tubuh
  • Pola hidup sehat

 

Obat Cepat Hamil

Mungkin Anda bertanya-tanya adakah obat cepat hamil yang bisa dikonsumsi agar segera memperoleh momongan? Jawabannya ada. Memang saat ini sudah tersebar berbagai jenis obat yang bisa Anda konsumsi agar cepat hamil. Namun sayangnya, obat-obatan tersebut belum bisa diyakini 100% bisa membuat Anda cepat memperoleh keturunan.

Bukan hanya itu, ternyata obat-obatan tersebut juga masih memiliki efek samping yang berbahaya jika Anda mengkonsumsinya secara berlebih. Obat cepat hamil yang bisa Anda temukan di pasaran diantaranya adalah Clomiphene citrate, Metformin hydrochloride, Bromocriptine, dan juga Gonadotrophins.

Sebenarnya sah-sah saja jika Anda ingin mengkonsumsi obat agar cepat hamil, namun Anda juga harus mempertimbangkan efek samping serta resiko yang akan Anda hadapi jika mengkonsumsi obat-obatan tersebut. Dan sebaiknya Anda melakukan berbagai cara alami yang bisa membantu Anda agar Anda bisa cepat hamil daripada Anda mengkonsumsi obat-obatan tertentu.

10 Tanda Hamil 1 Bulan yang Wajib Anda Ketahui

Jika Anda merasa terlalu dini untuk melakukan tes kehamilan, tubuh Anda dapat mulai menunjukkan tanda-tanda dan gejala awal kehamilan yang bisa Anda peroleh paling cepat dua minggu setelah pembuahan. Setelah pembuahan dan implantasi, tubuh Anda mengalami overdrive dan hormon-hormon kehamilan membantu memulai proses yang akan Anda ikuti selama sembilan bulan ke depan.

Anda mungkin mengenali tanda-tanda yang lebih jelas seperti telatnya menstruasi, nyeri payudara atau mual-mual di pagi hari tetapi ada perubahan halus pada tubuh dan pikiran Anda yang mungkin mengejutkan Anda.

Tanda Hamil 1 Bulan

Nah, di bawah ini ada beberapa tanda kehamilan 1 bulan yang mungkin saja bisa Anda perhatikan untuk memastikan apakah Anda hamil atau tidak, antara lain:

  1. Mudah merasa lelah

Ini adalah salah satu tanda pertama kehamilan yang akan menyerang saat tubuh Anda bersiap untuk mulai menopang bayi dan bahkan dapat dimulai dalam waktu dua minggu setelah hamil. Jika Anda merasa sangat lelah dan tidak tahu mengapa, ini bisa menjadi pertanda tubuh Anda siap untuk tumbuh bayi.

  1. Morning sickness

Morning sickness disebabkan oleh peningkatan estrogen dan hormon kehamilan human chorionic gonadotropin (hCG). Bagi sebagian banyak orang, ini adalah tanda pertama kehamilan. Perasaan mual paling umum terjadi di pagi hari dan dapat menyerang kapan saja.

  1. Telat menstruasi

Indikator umum lainnya dan salah satu tanda paling konkret yang Anda harapkan yaitu telatnya menstruasi. Jika Anda memiliki periode menstruasi tidak teratur atau ringan, ini bisa menjadi mudah untuk dilewatkan. Terlebih lagi, beberapa wanita masih mengalami menstruasi setelah mereka hamil.

  1. Munculnya bercak atau flek

Tanda hamil ini mungkin terdengar aneh dan merupakan salah satu yang dapat dikaitkan dengan menstruasi, tetapi sekitar sepertiga wanita mengalami semacam pendarahan implantasi. Pendarahan implantasi adalah ketika janin menanamkan ke dalam lapisan rahim Anda dan menyebabkan sejumlah kecil darah, dan biasanya terjadi 6 hingga 12 hari.

  1. Frekuensi buang air kecil yang sering

Walaupun bayi Anda belum menekan kandung kemih (efek samping yang umum akan Anda alami di masa kehamilan), hormon akan berubah ditambah volume darah yang lebih besar dan ginjal Anda bekerja lebih keras maka Anda akan lebih sering buang air kecil.

  1. Perubahan payudara

Tanda awal kehamilan lain yang sangat umum adalah perubahan pada payudara. Bagi beberapa wanita, payudara akan meningkatkan seukuran cangkir penuh dalam enam minggu pertama.

  1. Perubahan puting

Hormon kehamilan menyebabkan produksi melanin tubuh Anda meningkat dan jika diperhatikanhal ini akan menyebabkan puting susu dan area disekitarnya (areola) berubah warna menjadi lebih gelap.

  1. Gusi berdarah

Jika Anda melihat darah saat menyikat gigi, bisa jadi hormon progesteron yang menyebabkan hal tersebut. Hormon kehamilan ini meningkatkan aliran darah ke gusi, meningkatkan sensitivitas, dan menyebabkan gusi lebih mudah berdarah.

  1. Peningkatan keputihan

Anda mungkin memperhatikan bahwa tubuh Anda menghasilkan lebih banyak cairan vagina yang berwarna putih susu, ini adalah cara tubuh Anda untuk mencegah infeksi berbahaya masuk dan membahayakan bayi Anda.

  1. Perubahan warna kulit wajah

Gejala ini terdengar agak aneh, tetapi beberapa wanita mengalami perubahan warna kulit wajah selama kehamilan. Secara medis ini disebut sebagai melasma, chloasma atau ‘topeng kehamilan’ dan disebabkan oleh peningkatan sementara dalam pigmentasi.

Fakta Tentang Tanda-tanda Hamil 1 Minggu

Kehamilan adalah salah satu kabar yang paling membahagiakan dan juga paling ditunggu-tunggu setiap pasangan suami istri. Maka tidak heran jika sampai saat ini masih banyak para wanita yang ingin mengetahui dengan cepat mengenai berita kehamilan ini, yaitu dengan mengetahui dan juga memperhatikan tanda tanda hamil 1 minggu.

Biasanya di usia kehamilan 1 minggu seorang ibu hamil belum bisa merasakan tanda tanda hamil 1 minggu dengan tepat. Bahkan biasanya gejala atau tanda kehamilan mulai bisa di rasakan ketika kehamilan menginjak usia 1 bulan atau bahkan ketika seseorang mengalami telat menstruasi. Ketika itu, sebagian besar wanita akan mengalami kondisi kram di bagian perut, munculnya bercak darah, mual yang disertai muntah serta gejala lainnya.

 

Perhitungan Kehamilan

Jika kehamilan dihitung selama 40 minggu, perhitungannya dimulai sejak hari pertama menstruasi terakhir maka Anda belum bisa dipastikan benar-benar mendapatkan kehamilan di minggu pertama ini.

Umumnya kehamilan bisa dipastikan positif jika kehamilan tersebut sudah menginjak usia 2 minggu atau bahkan di awal minggu ke-3 kehamilan, dan hal ini akan sangat tergantung terhadap masa subur atau bahkan masa ovulasi.

Ketika masa ovulasi tiba, maka ovarium akan melepaskan sel telur dan akan bergerak maju kearah tubafalopi. Agar bisa hamil, maka bagian sel telur harus benar-benar bertemu dengan sperma yang ada tepat di tubafalopi.

Moms penting untuk di ketahui, bahwa siklus ovulasi yang Anda alami umumnya akan menentukan tanggal dari proses pembuahan, biasanya terjadi di hari ke-13 hingga hari ke-20 setelah masa menstruasi terakhir. Akan tetapi, ovulasi ini juga akan tergantung dari seberapa lama siklus menstruasi seorang wanita dan jika dilihat secara umum siklus menstruasi wanita normalnya berlangsung sekitar 28 hari.

 

Tanda-tanda Hamil 1 Minggu

Bukan hanya telat menstruasi, namun beberapa minggu setelah terjadinya proses pembuahan sebagian besar wanita akan mengalami pertanda lain, diantaranya seperti:

  1. Payudara bengkak dan sensitive

Di minggu pertama kehamilan, biasanya kondisi payudara Anda akan sedikit membengkak, bahkan akan terasa lebih sensitif dan juga terasa nyeri jika disentuh. Namun sayangnya, sedikit orang yang akan menyadari kondisi tersebut bahkan sebagian besar wanita akan mengira kalau dirinya hendak menstruasi.

  1. Mual dengan atau tanpa muntah

3 minggu setelah proses pembuahan, sebagian besar wanita hamil biasanya akan mengalami  morning sicknes. Atau dalam arti lain kondisi dimana dirinya merasa sering mual yang disertai muntah. Biasanya kondisi ini terjadi setiap pagi dan juga malam hari. Mengapa bisa terjadi? Karena ketika Anda hamil, kondisi hormon kehamilan Anda akan meningkat.

  1. Sakit pinggang bagian bawah

Tidak hanya itu, ibu hamil juga kerap merasakan sakit pinggang di bagian bawah dan kemungkinan besar  akan berlangsung selama masa kehamilan. Hal ini terjadi karena adanya penambahan berat badan serta terjadinya perubahan pada postur tubuh Anda ya Moms.

Tidak hanya ketiga point di atas yang sudah kami sebutkan, ada beberapa gejala atau tanda kehamilan lainnya yang harus Anda ketahui, antara lain:

  • Frekuensi buang air kecil yang meningkat
  • Merasa lebih sensitive
  • Merasa mudah lelah
  • Suasana hati yang berubah
  • Nafsu makan tidak menentu atau bahkan hilang
  • Terkadang terjadinya sembelit
  • Ngidam atau menginginkan makanan tertentu

Walaupun menentukan tanda tanda hamil 1 minggu itu sulit, akan tetapi Anda tidak perlu khawatir. Mengapa? Karena kabar yang menggemberikan ini bisa Anda pastikan beberapa minggu lagi. Jika diperlukan, Anda bisa memeriksakan diri ke dokter kandungan, agar Anda bisa memastikan kabar gembira tersebut.

Ini Dia Mitos Hamil Anak Perempuan yang Masih Dipercaya Hingga Saat Ini

Selain menunggu pemeriksaan dokter dengan USG, apakah mungkin untuk memprediksi jenis kelamin bayi dalam kandungan?Teman dan keluarga mungkin menunjukkan tanda-tanda memiliki anak perempuan atau laki-laki, tetapi sebagian besar mungkin akan didasarkan pada cerita rakyat atau mitos dan bukan sains.

Ultrasonografi pada usia 20 minggu setelah hamil adalah cara yang paling dapat diandalkan untuk mengetahui jenis kelamin bayi. Pada kesempatan ini kami akan membahas mengenai mitos mengenai tanda hamil anak perempuan yang mana masih dipercaya sampai saat ini.

Mitos Tanda Hamil Anak Perempuan

Dibawah ini ada beberapa tanda Anda hamil anak perempuan, antara lain:

  1. Mual pagi yang parah

Beberapa orang berpikir bahwa mual di pagi hari adalah tanda hamil anak perempuan. Bahkan penelitian terbaru menunjukkan bahwa merasa sakit selama kehamilan dapat dikaitkan dengan jenis kelamin bayi. Sebuah studi tahun 2017 menemukan bahwa wanita yang mengandung anak perempuan akan mengalami lebih banyak peradangan ketika sistem kekebalan mereka terpapar bakteri dibandingkan dengan yang mengandung anak laki-laki.

Perbedaan ini dapat terlihat pada saat ibu hamil anak perempuan mengalami mual di pagi hari. Mereka mungkin merasa lebih tidak sehat daripada wanita yang mengandung anak laki-laki. Diperlukan lebih banyak penelitian untuk memahami sepenuhnya jika ada hubungan antara mual di pagi hari dan jenis kelamin bayi.

  1. Perubahan suasana hati yang ekstrem

Perubahan hormon selama kehamilan seringkali dapat menyebabkan perubahan suasana hati. Beberapa orang berpikir bahwa wanita yang mengandung anak perempuan memiliki kadar estrogen yang lebih tinggi dan lebih moody sebagai hasilnya. Namun, penelitian tidak mendukung teori ini.

Tingkat hormon naik selama kehamilan dan jatuh setelah melahirkan terlepas dari apakah bayinya laki-laki atau perempuan.

  1. Berat badan bertambah di tengah

Jika seorang wanita bertambah berat badan pada  pertengahan kehamilan, beberapa orang berpikir bahwa ia hamil anak perempuan. Mereka mungkin juga percaya bahwa kenaikan berat badan hanya pada bagian depan tubuh mengindikasikan mengandung anak laki-laki.

Sekali lagi, bukti ilmiah tidak mendukung teori ini. Dimana seorang wanita bertambah berat badan dalam kehamilan tergantung pada jenis tubuhnya.

  1. Ngidam yang manis

Wanita sering mengalami ngidam saat hamil. Beberapa orang berpikir jika seorang wanita sangat menyukai makanan yang manis selama kehamilan, maka itu pertanda mereka mengandung anak perempuan, sedangkan mengidam makanan asin mungkin mengindikasikan mengandung anak laki-laki.

Tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa mengidam makanan selama kehamilan dapat menunjukkan jenis kelamin bayi.

  1. Tingkat stres

Mitosnya, tingkatan stress yang dialami para ibu hamil bisa mempengaruhi jenis kelamin si janin dalam kandungan. Bahkan sebuah penelitian yang dilakukan di tahun 2012 sudah menunjukkan adanya hubungan antara kadar hormon stress kartisol dengan rasio kelahiran janin dalam kandungan.

Bahkan dalam penelitian tersebut, ibu hamil yang memiliki tingkat kortisol yang cukup tinggi jika dilihat secara statistic memiliki kemungkinan lebih besar memiliki anak perempuan.

  1. Kulit berminyak dan rambut kusam

Beberapa orang percaya bahwa memiliki kulit berminyak dan rambut kusam dapat berarti seorang wanita mengandung anak perempuan. Keyakinan ini tidak berbasis secara ilmiah. Di sisi lain, perubahan dalam produksi minyak atau penampilan rambut selama kehamilan mungkin berhubungan dengan perubahan hormon atau perubahan dalam diet.

  1. Detak jantung bayi yang cepat

Beberapa orang percaya bahwa jika jantung bayi berdetak cepat, mereka mungkin mengandung anak berjenis kelamin perempuan.

Keputihan, Apakah Tanda Awal Kehamilan?

Perubahan yang dialami ibu hamil baik secara fisik atau bahkan hormonal umumnya akan memicu terjadinya perubahan terhadap hal apapun. Nah, salah satu wujud dari perubahan hormonal itu sendiri adalah adanya aliran darah pada daerah kewanitaan yang semakin deras dan hal ini umumnya akan menyebabkan terjadinya cairan di area vagina menjadi meningkat.

Walaupun keputihan merupakan hal normal yang dialami ibu hamil, kondisi ini dikenal dengan sebutan leucorrhea dan menjadi keputihan tanda hamil, namun ibu hamil tetap harus mewaspadai kondisi keputihan selama kehamilan tersebut. Bahkan Anda juga harus benar-benar memahami keputihan yang bersifat normal dan keputihan yang sifatnya membahayakan.

 

Penyebab Keputihan Tanda Hamil

Keputihan yang mana dialami ibu hamil di awal kehamilan ini umumnya disebabkan oleh kondisi vagina yang semakin lembab. Hal ini di karenakan adanya perubahan terhadap hormon estrogen yang umumnya terjadI di awal kehamilan hingga menjelang proses persalinan.

 

Tanda Keputihan Normal

Nah, pada kesempatan ini kami akan memberikan sedikit informasi kepada Anda mengenai kondisi keputihan normal yang umumnya dialami ibu hamil, antara lain:

  1. Keputihan berwarna putih bening

Untuk kondisi keputihan yang normal, biasanya cairan keputihan ini memiliki warna putih yang bening atau tidak berwarna. Sedangkan jika keputihan Anda berwarna kuning atau bahkan hijau pekat, maka dipastikan keputihan yang Anda alami ini bukanlah suatu keputihan yang normal dan harus segera diwaspadai dan diperiksakan untuk memastikan tidak terjadi hal yang buruk pada janin Anda

  1. Tidak berbau

Untuk keputihan normal yang dialami ibu hamil bukan hanya dilihat dari warnanya yang bening, namun juga keputihan normal yang dialami ibu hamil umumnya tidak memiliki bau. Jikap Anda merasakan adanya bau, bau yang dirasakan merupakan bau khas.

Nah, jika keputihan yang keluar dari area vagina Anda berwarna apalagi berbau menyengat, maka dipastikan kondisi ini akan membahayakan kesehatan Anda dan janin dalam kandungan.

  1. Tidak terasa gatal

Moms, jika keputihan yang keluar berwarna normal dan tidak mengeluarkan bau, namun Anda merasakan sensasi gatal atau bahkan panas yang tidak tertahankan, maka Anda harus mewaspadai kondisi tersebut. Karena keputihan yang normal umumnya tidak akan menyebabkan gatal di area kewanitaan.

Itu dia di atas beberapa tanda keputihan normal yang sering dialami ibu hamil. Jika seperti itu, bagaimana kondisi keputihan abnormal yang harus diwaspadai ibu hamil?

 

Keputihan yang Harus Diwaspadai

Berikut tanda-tanda kehamilan abnormal yang harus diwaspadai selain munculnya aroma bau, warna yang gelap dan menimbulkan rasa gatal, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Keluarnya cairan putih keabu-abuan

Anda harus berhati-hati dengan cairan keputihan ini, karena kondisi ini merupakan suatu kondisi terjadinya sekresi hormon yang akan menyebabkan bakteri berlebih di bagian kewanitaan. Biasanya kondisi ini akan mengganggu keseimbangan bakteri yang normal dan akan menyebabkan terjadinya infeksi di bagian kewanitaan.

  1. Cairan putih kekuningan

Ketika keputihan Anda keluar dengan kondisi ini, maka kondisi ini merupakan kondisi dimana area kewanitaan Anda sudah ditumbuhi jamur. Terutama ketika Anda hamil, ketika kondisi hormon esterogen dan progesteron meningkat maka jamur yang berada di area kewanitaan akan semakin menetap.

  1. Cairan keputihan berbusa dan berwarna

Ketika Anda mengalami keputihan dengan ciri-ciri keluarnya cairan yang berbusa, mengeluarkan aroma bau, dan memiliki warna kuning kehijauan, maka Anda harus benar-benar berhati-hati dengan kondisi ini. Kemungkinan besar kondisi yang Anda alami ini dipicu oleh parasit Trichomonas vaginalis, yang bisa ditularkan secara seksual.

Mengenal Efek Samping 4 Jenis Obat Cepat Hamil

Satu hal yang harus diingat oleh semua pasangan yang ingin segera memperoleh momongan adalah jika kehamilan bisa terjadi begitu saja tanpa kita rencanakan. Nah,  meksipun demikian bukan berarti Anda tidak melakukan usaha apapun untuk memperoleh keturunan, karena mau tidak mau jika Anda ingin segera mendapatkan momongan, Anda harus berusaha lebih untuk segera mewujudkan keinginan tersebut, salah satunya adalah dengan mengetahui cara cepat hamil yang alami.

Namun tidak sedikit pasangan yang memutuskan untuk mengkonsumsi obat-obatan tertentu agar mereka bisa cepat mendapatkan keturunan. Padahal cara terbaik untuk segera memperoleh momongan atau kehamilan itu bukan dengan mengkonsumsi obat-obatan, melainkan dengan memperhatikan beberapa hal seperti masa subur, pola hidup sehat, dan beberapa hal lainnya.

Jika seperti itu, apakah obat cepat hamil ini aman dikonsumsi? Apakah ada resiko yang berbahaya untuk kesehatan tubuh? Untuk menjawab semua pertanyaan tersebut, mari kita simak ulasannya di bawah ini!

 

Mengenal Obat Cepat Hamil Serta Efek Samping Untuk Tubuh

Dibawah ini ada beberapa jenis obat cepat hamil beserta efek samping yang mana bisa membahayakan kesehatan tubuh, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Clomiphene citrate

Clomiphene merupakan salah satu jenis obat-obatan yang mampu merangsang kinerja kelenjar pituarti agar bisa membuat FSH atau follicle stimulating hormone. Hormon tersebut memiliki peranan yang cukup penting, yaitu mampu merangsang sejumlah sel telur agar bisa cepat matang. Bukan hanya itu, obat ini juga bisa membuat Anda lebih cepat mengalami ovulasi agar cepat hamil.

Umumnya jenis obat-obatan ini direkomendasikan bagi wanita yang memiliki penyakit PCOS atau penyakit sindrom ovarium polikistik, atau dalam kata lain mereka yang memiliki masalah dengan ovulasi. Jadi sebaiknya, jika Anda tidak memiliki masalah dengan ovulasi, jangan pernah mencoba untuk mengkonsumsi obat tersebut, apalagi tanpa resep dokter.

  1. Metformin hydrochloride

Metformin hydrochloride biasanya digunakan untuk obat diabetes, namun dokter juga bisa meresepkan kepada mereka para wanita yang mengalami PCOS. Biasanya obat jenis ini akan dikonsumsi sendiri atau bahkan bisa digabungkan dengan konsumsi clomiphene.

Disini yang harus Anda waspadai adalah resiko dan juga efek samping dari obat tersebut. Karena obat ini mampu menurunkan kadar insulin yang berada di dalam darah Anda yang mana juga bisa menurunkan kadar testosteron.

Jika Anda memiliki berat badan di atas rata-rata, maka obat ini juga bisa memberikan dampak buruk terhadap kestabilan insulin. Jika Anda ingin mengkonsumsi obat cepat hamil, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter.

  1. Bromocriptine

Bromocriptine yaitu jenis obat yang diperuntukkan bagi mereka yang menderita penyakit Parkinson, yang juga sekaligus bisa meredakan tremor. Meksipun demikian, dokter juga kerap memberikan obat ini bagi mereka yang ingin cepat hamil.

Obat ini umumnya kaan bekerja dengan merangsang otak yang nantinya akan mengendalikan produksi hormon prolactin yang ada di dalam tubuh si pengguna. Namun ingat, terlalu banyak kadar prolactin justru akan mengurangi tingkat hormon estrogen Anda, yang nantinya akan membuat Anda sulit mendapatkan kehamilan.

  1. Gonadotrophins

Gonadotrophins adalah salah satu jenis obat yang mana terbuat dati LH atau luteinising hormone, yang dicampurkan dengan FSH atau follicle-stimulating hormone. Campuran atau kombinasi dari kedua zat ini nantinya akan bekerja dalam tubuh guna mempercepat tingkat kematangan sel telur. Biasanya obat ini diberikan dengan cara injeksi atau disuntikan.

Pasalnya, obat ini akan membuat sel telur Anda membesar dan akan menyebabkan rasa nyeri di bagian perut. Parahnya lagi, konsumsi obat ini juga bisa membuat Anda mual yang disertai dengan muntah.

5 Daftar Makanan Agar Cepat Hamil

Tidak sedikit pasangan suami istri yang ingin segera mendapatkan keturunan setelah mereka menikah. Namun faktanya, banyak diantaranya pasangan suami istri yang sulit mendapatkan kehamilan karena beberapa faktor. Namun ada juga sebagian diantaranya yang justru langsung mendapatkan kehamilan itu sendiri.

Lantas, bagaimana caranya agar bisa cepat hamil? Sebenarnya banyak cara yang bisa Anda lakukan agar Anda bisa cepat hamil, salah satunya dengan memperhatikan makanan yang Anda konsumsi. Mengapa? Karena makanan yang Anda konsumsi ternyata bisa membantu Anda agar bisa cepat hamil.

 

Daftar Makanan Agar Cepat Hamil

Banyak perempuan yang langsung mendapatkan kehamilan meskipun mereka tidak mengatur makanan yang dikonsumsi. Namun jika Anda merasa perlu untuk mengatur makanan yang dikonsumsi demi cepat memperoleh momongan, maka Anda bisa memilih berbagai jenis makanan untuk menyuburkan kandungan Anda.

Gizi yang terkandung dalam makanan akan mendukung usaha Anda agar bisa cepat hamil. Jika Anda sudah siap untuk hamil, maka Anda bisa mengkonsumsi makanan agar cepat hamil. Berikut 5 daftar makanan agar Anda bisa cepat hamil, yaitu sebagai berikut:

  1. Daging

Jenis daging yang bisa Anda konsumsi agar cepat hamil yaitu jenis daging sapi serta daging ayah dengan kandungan lemak yang rendah. Jika Anda mengkonsumsi makanan ini, maka Anda bisa memperoleh asupan protein dan juga zat besi yang cukup.

Namun ingat! Makanlah dengan porsi yang cukup dan jangan berlebihan. Dalam satu hari, Anda hanya dianjurkan mengkonsumsi daging yang sudah di olah 2 porsi saja. Mengapa? Karena dalam sebuah penelitian menyebutkan, jika tubuh Anda menerima asupan protein dengan jumlah berlebih, maka bisa menurunkan tingkat kesuburan Anda.

  1. Makanan yang mengandung protein nabati

Jika Anda seorang vegetarian dan tidak mengkonsumsi daging, maka Anda bisa memanfaatkan sumber protein nabati. Untuk jenis makanan yang mengandung protein nabati ini diantaranya adalah tahu, tempe, susu kedelai, kacang polong, atau bahkan sayur bayam.

  1. Ikan

Ikan pastinya memiliki kandungan asam lemak omega-3, yang mana kandungan ini sangatlah penting untuk meningkatkan kesuburan Anda. Kandungan omega-3 ini umumnya ditemukan di beberapa jenis ikan, seperti ikan sarden, ikan lele, dan juga ikan salmon.

  1. Susu dan produk olahannya

Ada beberapa merek susu ternama yang mana sudah memproduksi susu khusus untuk persiapan kehamilan, yang mana tujuan diproduksi susu ini yaitu sebagai solusi agar cepat hamil. Namun bukan hanya susu, berbagai jenis produk olahan susu lainnya juga ternyata baik Anda konsumsi untuk membantu tingkat kesuburan Anda.

Olahan susu yang baik dikonsumsi untuk mempersiapkan kehamilan diantaranya adalah keju, dan juga yogurt. Namun ingat, meskipun baik untuk kesuburan, Anda tetap harus lebih selektif dalam memilih produk olahan susu, pilihlah jenis susu rendah atau bahkan bebas kandungan lemak untuk tetap menjaga kesehatan tubuh Anda.

  1. Makanan yang mengandung zinc

Mengapa harus makanan yang memiliki kandungan zinc? Karena zinc memiliki manfaat yang baik untuk memperlancar menstruasi. Jika menstruasi Anda lancar, maka tubuh bisa memproduksi sejumlah sel telur yang lebih banyak dari biasanya. Maka dari itu, penting untuk Anda mengkonsumsi makanan yang tinggi akan kandungan zinc untuk meningkatkan kesuburan Anda.

Berbagai jenis makanan dengan kandungan zinc yang tinggi bisa Anda temukan dengan mudah seperti kuning telur, tiram, bawang putih, hati sapid an juga biji wijen. Jika Anda takut untuk mengkonsumsi tiram karena kandungan merkuri di dalamnya, maka Anda bisa memilih jenis makanan lainnya.

Ingin Cepat Hamil? Ikuti 5 Kiat Singkat Ini!

Apakah saat ini Anda sedang berusaha untuk memperoleh kehamilan? Ingin cepat hamil? Atau bahkan Anda sedang berharap memiliki bayi pada waktu tertentu dalam satu tahun ini? Anda tidak perlu khawatir, karena banyak sekali cara yang bisa Anda ikuti agar Anda bisa dengan cepat mendapatkan momongan.

 

5 Kiat Cepat Hamil

Nah, di bawah ini ada 5 kiat sukses dan singkat yang bisa Anda perhatikan agar Anda bisa cepat hamil, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Konsultasi dengan dokter

Anda lebih mungkin mengalami kehamilan yang sukses ketika tubuh Anda melakukan tugas yang seharusnya dilakukan. Letakkan landasan untuk kehamilan yang sehat dengan menjadwalkan pemeriksaan prakonsepsi dengan dokter atau bidan untuk mengetahui apakah Anda berada dalam kondisi terbaik untuk bayi  dan untuk mengetahui perubahan apa yang bisa membantu Anda agar cepat hamil.

Anda mungkin tidak dapat menyelesaikan masalah kesehatan sendiri dengan sesegera mungkin, tetapi dengan mengambil langkah-langkah ini, maka sesegera mungkin mampu mempersiapkan Anda untuk kehamilan yang sehat.

  1. Rencanakan kehamilan yang sehat

Mulailah mengonsumsi asam folat setidaknya satu bulan sebelum Anda mulai mencoba untuk hamil. Nutrisi ini  dapat mengurangi resiko cacat lahir tertentu.

Nasehat baik lainnya yang dapat membantu Anda mengandung bayi yang sehat diantaranya adalah: Hentikan kebiasaan tidak sehat (seperti minum, merokok, atau menggunakan obat-obatan terlarang), jaga berat badan Anda sehingga menjadi sehat, dan batasi asupan kafein Anda hingga kurang dari 300 miligram sehari (sekitar 16 ons kopi).

Cari tahu apa lagi yang dapat Anda lakukan sebelumnya untuk memberikan bayi Anda awal yang sehat.

  1. Cari tahu kapan Anda berovulasi

Kunci untuk hamil dengan cepat adalah mencari tahu kapan Anda akan mengalami ovulasi, atau melepaskan sel telur dari ovarium Anda.

Anda berovulasi hanya sekali setiap siklus menstruasi. Jika Anda dapat mengetahui kapan Anda akan mengalami ovulasi, Anda dan pasangan Anda dapat melakukan hubungan seksual untuk kesempatan terbaik untk hamil dalam siklus tersebut.

  1. Berhubungan seks pada waktu yang tepat

Setelah Anda mengetahui kerangka waktu untuk ovulasi, rencanakan untuk berhubungan seks selama masa subur Anda, yaitu dua hingga tiga hari sebelum ovulasi sepanjang hari Anda berovulasi.

Jika Anda tidak yakin kapan masa subur Anda, usahakan melakukan hubungan seks setiap hari selama dua minggu pertengahan siklus Anda. Dengan begitu Anda cenderung memiliki sperma yang sehat di saluran tuba Anda setiap kali tubuh Anda melepaskan sel telur.

Kiat lain: Jika Anda dan pasangan menunggu untuk melakukan hubungan seks hingga masa subur Anda, pastikan Anda belum terlalu lama menggunakan mantra kering. Pasangan Anda harus berejakulasi setidaknya sekali dalam sehari tepat sebelum masa subur Anda. Jika tidak dilakukan, maka kemungkinan besar terjadinya penumpukan sperma pada air mani.

  1. Berikan sperma dorongan

Sperma yang kuat dan sehat memiliki peluang terbaik untuk membuahi sel telur. Pasangan Anda dapat melakukan beberapa hal untuk mencoba meningkatkan kesuburannya, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Tinggalkan tembakau dan narkoba.
  • Batasi minuman beralkohol hingga tidak lebih dari tiga hari.
  • Dapatkan berat badan yang sehat
  • Memperoleh asupan nutrisi yang cukup diantaranya seperti seng, vitamin C, dan juga asam volat yang bisa membantu sperma pasangan Anda menjadi kuat dan jumlahnya berlimpah.

Tanda-tanda Hamil Muda Pada Perut yang Sering Terjadi

Kehamilan umumnya terjadi pada bagian rahim yang  terletak di bagian perut bawah. Maka tidak heran, jika banyak orang yang bertanya-tanya “apakah sakit perut di bagian bawah merupakan tanda kehamilan atau bukan?” Jawabannya iya, akan tetapi Anda harus mengetahui karakteristiknya seperti apa, serta Anda juga harus mengetahui tanda-tanda hamil muda pada perut yang lainnya.

Perlu Anda ketahui, bahwa munculnya rasa sakit di bagian perut bawah merupakan salah satu tanda kehamilan, namun tidak semua ibu hamil merasakan tanda kehamilan ini. Mengapa? Karena umumnya tanda-tanda hamil muda pada perut yang sering di rasakan ibu hamil seperti keram di bagian perut, nyeri ulu, mual, kembung dan beberapa hal lainnya.

 

Tanda tanda Hamil Muda Pada Perut

Nah, di bawah ini ada beberapa tanda-tanda hamil muda yang sering terjadi pada bagian perut yang harus Anda ketahui, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Kram perut bagian bawah

Munculnya sensasi sakit di bagian perut bawah ini biasanya terjadi karena adanya proses implantasi sel telur yang sudah berhasil dibuahi di dalam rahim Anda. Biasanya hal ini akan terjadi sekitar 10-14 hari setelah proses ovulasi atau bahkan setelah terjadinya masa subur. Waktu dari ovulasi ini memang bisa dikatakan hampir bersamaan dengan jadwal menstruasi Anda ya Moms.

Munculnya rasa sakit di bagian bawah perut ini biasanya akan Anda rasakan di bagian tengah, atau pada posisi dimana rahim Anda berada. Bukan hanya kram, biasanya sensasi kram ini juga disertai dengan munculnya bercak darah.

  1. Sakit perut bagian kanan atau kiri bawah

Sebenarnya keluhan ini tidak termasuk ke dalam golongan tanda tanda awal kehamilan, akan tetapi disini kami akan sedikit menjelaskannya. Mengapa? Karena sampai saat ini masih banyak pertanyaan yang diajukan mengenai kondisi ini.

Sebenarnya, sakit perut di bagian kanan atau bahkan kiri bawah ini memang merupakan tanda-tanda kehamilan, namun bukan tanda awal dari kehamilan itu sendiri. Karena biasanya kondisi ini akan Anda rasakan di usia kehamilan 4 bulan atau ketika kehamilan memasuki trimester 2 kehamilan. Hal ini akan terjadi karena adanya proses peregangan di bagian ligamentum rotundum.

  1. Perut kembung

Ibu hamil juga biasanya mengalami perut kembung bahkan sering bersendawa. Biasanya kondisi ini akan dirasakan atau dialami ibu hamil ketika usia kehamilannya menginjak usia 11 minggu, dan akan berakhir ketika masa persalinan sudah mendekat.

Kondisi ini biasanya terjadi ketika kadar gas dalam lambung dan usus meningkat. Hal ini dikarenakan kadar progesteron yang terus meningkat selama masa kehamilan Anda.

  1. Mual-mual

Terkait dengan adanya rasa ketidak nyamanan dengan perut Anda, mual juga bisa menjadi salam satu tanda awal kehamilan muda yang memang sering dialami ibu hamil. Biasanya kondisi ini akan mulai dirasakan ibu hamil sekitar 2-8 minggu setelah terjadinya proses konsepsi atau dalam kata lain proses pembuahan. Mual yang dialami ibu hamil ini juga biasanya akan terjadi sekitar 13-14 minggu, atau bahkan bisa saja berlangsung lebih lama tergantung kondisi ibu hamil itu sendiri.

Nah, itu dia tanda-tanda hamil muda pada perut yang harus Anda ketahui dan sering terjadi pada ibu hamil. Semoga informasi yang kami sampaikan di kesempatan ini bermanfaat bagi Anda semua para pembaca. Terima kasih!

Mengenal Ciri-Ciri Flek Tanda Hamil Serta Bedanya Dengan Darah Menstruasi

Dari sekian banyak tanda-tanda kehamilan muda, sebenarnya ada 1 tanda kehamilan yang kerap kali membuat orang yang mengalaminya merasa bingung, karena tanda yang satu ini memiliki sifat ambigu terutama bagi ibu hamil muda yang baru saja mendapatkan kehamilan.

Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan tanda-tanda kehamilan ini hampir sama dengan gejala ketika hendak menstruasi atau sama seperti ketika Anda menstruasi. Gejala awal kehamilan yang dimaksud disini adalah munculnya flek hitam atau terjadinya pendarahan implantasi.

Terjadinya pendarahan ringan ini memang tidak dialami semua wanita hamil, mungkin hanya ada 1/3 orang saja yang mengalami kondisi ini. Kondisi ini umumnya akan terjadi setelah sel telur yang ada di dalam perut Anda berhasil bertemu dengan sperma, yakni kondisi dimana ketika si embrio mulai berusaha dengan baik untuk menempelkan dirinya ke bagian dinding rahim atau dikatakan juga dengan proses implantasi.

Kapan biasanya flek tanda hamil mulai muncul?

Pendarahan implantasi ini umumnya akan muncul atau akan Anda rasakan sekitar 5-12 hari setelah terjadinya proses pembuahan, atau sekitar 2-7 hari sebelum atau bahkan menjelang waktu menstruasi.

Namun ada juga kemungkinan lainnya terkait kondisi tersebut, ketika flek hitam ini muncul bersamaan dengan waktu menstruasi. Jika kondisi ini terjadi, maka kemungkinan besar orang yang mengalami akan menganggap jika dirinya sedang haid dan bukan gejala kehamilan.

Ciri-Ciri Flek Tanda Hamil

Munculnya flek hitam yang merupakan tanda kehamilan kerap kali disebut sebagai darah haid, maka Anda harus mengetahui dan memahami ciri-ciri flek tanda hamil. Jika seperti itu, apa saja ciri munculnya flek sebagai tanda kehamilan? Untuk menjawab pertanyaan Anda, yuk kita simak ulasan di bawah ini!

  1. Muncul 7 hari sebelum waktu haid

Seperti yang telah  dijelaskan sebelumnya, bahwa flek hitam yang berperan sebagai tanda kehamilan akan muncul sebelum hari H menstruasi. Umumnya siklus haid akan berlangsung di hari ke-14 setelah masa ovulasi Anda. Akan tetapi, jika proses pembuahan berhasil terjadi maka pendarahan implantasi ini akan muncul dan akan Anda temukan diantara hari ke-6 hingga hari ke-12 setelah masa pembuahan.

  1. Warna flek tanda hamil berbeda dengan warna darah haid

Jika dilihat dari segi warna, biasanya warna flek yang keluar sebagai tanda kehamilan memiliki warna agak cerah atau bahkan agak gelap, apalagi jika dibandingkan dengan warna darah haid yang rata-rata berwarna merah.

Jika flek yang keluar berwarna kecoklatan, maka kondisi ini menandakan darah yang keluar bukan lagi darah segar, karena  darah tersebut sudah menempuh perjalanan yang cukup jauh yang berasal dari dinding rahim hingga vagina.

  1. Volume darah yang keluar lebih sedikit

Untuk volume darah yang keluar, biasanya darah implantasi yang keluar jumlahnya tidak banyak, bahkan hanya menyerupai bercak, berbeda dengan darah haid yang keluarnya dalam jumlah yang cukup banyak.

Bukan hanya itu, darah implantasi tidak sama dengan darah haid,biasanya akan langsung dan berhenti dalam hitungan jam saja atau bahkan hitungan hari yaitu sekitar 1-3 hari.

  1. Disertai dengan gejala kehamilan lainnya

Pendarahan implantasi merupakan gejal awal kehamilan,biasanya darah ini akan disertai dengan gejala kehamilan lainnya, bisa berlangsung secara bersamaan atau bahkan gejala lainnya akan Anda rasakan setelah darah implantasi keluar. Gejala-gejala kehamilan lainnya yang bisa Anda rasakan diantaranya seperti:

  • Mudah lelah.
  • Muntah.
  • Perut bengkak.
  • Sensitivitas indera penciuman meningkat.
  • Payudara sensitif.
  • Frekuensi buang air kecil meningkat.
  • Sakit kepala.
  • Naiknya suhu basal tubuh.