Category: Kehamilan

Mengenal Tanda-tanda Kehamilan Bagi Anda Pemula

Kehamilan merupakan suatu hal yang paling di tunggu-tunggu hampir semua pasangan yang sudah menikah, terutama bagi mereka yang usia pernikahannya sudah terbilang lama. Karena kehamilan dan mendapatkan momongan merupakan salah satu hal yang bisa melengkapi pernikahan.

Nah, bagi Anda yang baru saja mendapatkan kehamilan atau baru pertama kali hamil, pasti Anda akan merasa bingung dengan tanda-tanda hamil. Supaya Anda tidak lagi merasa bingung dengan tanda-tanda hamil, maka pada kesempatan ini kami akan menjelaskan kepada Anda mengenai tanda-tanda kehamilan.

Tanda-tanda Hamil Muda

Telat haid atau telatnya menstruasi merupakan salah satu pertanda awal munculnya kehamilan. Namun selain itu, ada beberapa tanda-tanda hamil muda lainnya yang harus Anda ketahui selain telat menstruasi. Karena telat menstruasi atau telat haid belum bisa dipastikan 100% apakah tanda tersebut merupakan tanda kehamilan jika tidak diikuti dengan beberapa tanda lainnya. Bahkan keakuratan kehamilan ini hanya bisa dilihat jika Anda sudah melakukan tes.

Dibawah ini ada beberapa tanda hamil muda pada perut yang harus Anda ketahui selain telat menstruasi, diantaranya:

  • Mudah lelah
  • Sering pusing
  • Munculnya bercak darah
  • Sering mual dan muntah
  • Hilangnya nafsu makan
  • Konstipasi
  • Sering buang air kecil
  • Perubahan payudara
  • Sensitif terhadap aroma tertentu
  • Mood swing

Benarkah Keputihan Merupakan Tanda Hamil?

Mungkin Anda bertanya-tanya apakah keputihan merupakan tanda hamil? Hal tersebut tidak bisa dikatakan benar atau bahkan salah. Mengapa? Karena ketika Anda mendapatkan kehamilan maka tanda-tanda kehamilan tersebut  sama halnya seperti Anda hendak mendapatkan periode menstruasi atau ketika Anda akan haid. Diantaranya seperti payudara yang membengkak, munculnya keputihan, perubahan mood, dan lain sebagainya.

Jadi jika Anda bertanya apakah salah satu tanda hamil keputihan? Maka hal tersebut bisa dikatakan benar jika Anda sudah mengalami telat menstruasi. Karena keputihan merupakan hal normal yang dialami ibu hamil muda.

Tanda Pasti Hamil

Tanda-tanda hamil yang dialami setiap wanita umumnya dibagi menjadi 3 bagian atau tiga kategori. Yaitu tanda dugaan kehamilan, tanda kemungkinan, dan yang terakhir adalah tanda pastinya mendapatkan kehamilan. Jika seperti itu, bagaimana tanda pasti seorang wanita mendapatkan kehamilan? Jika Anda sudah mendapatkan tanda-tanda kehamilan yang umum, maka untuk memastikan apakah Anda hamil atau tidak yaitu dengan merasakan adanya gerakan si janin di dalam perut serta terdengarnya detak jantung buah hati Anda.

Tanda-tanda Hamil 1 Minggu

Jika Anda sudah mengalami beberapa tanda hamil muda yang sudah kami sebutkan di atas dan disertai dengan telatnya menstruasi, maka Anda dianjurkan untuk melakukan tes kehamilan dengan menggunakan test pack. Jika hasilnya positif maka Anda juga harus mengetahui tanda-tanda hamil 1 minggu, seperti:

  • Mual atau morning sicknes: Umumnya ibu hamil 1 minggu sudah mulai merasakan gejala kehamilan, seperti mual dan muntah atau yang sering kita dengan dengan sebutan morning sicknes. Biasanya kondisi ini dialami pada pagi dan juga malam hari.
  • Kram: Kram juga merupakan kondisi umum yang dialami ibu hamil pada usia kehamilan 1 minggu, terutama kram pada bagian perut.
  • Pendarahan/munculnya flek: Pendarahan yang disebut disini bukanlah pendarahan besar layaknya menstruasi. Namun hanya berupa keluarnya flek hitam yang berlangsung tidak lama dan tidak banyak.
  • Keputihan: Keputihan juga termasuk tanda-tanda kehamilan 1 minggu. Hal ini di karenakan adanya perubahan hormon pada ibu hamil.

Apakah Flek Tanda Hamil?

Seperti yang kami jelaskan sebelumnya, bahwa pendarahan atau munculnya flek hitam merupakan salah satu pertanda dari embrio yang mana sudah berhasil menempel di bagian dinding Rahim. Namun, Anda tetap harus tetap berhati-hati jika pendarahan yang Anda alami memiliki warna merah yang cukup terang atau dalam kata lain warnanya merah muda yang disertai dengan munculnya keputihan menyerupai gumpalan darah yang cukup kental. Apalagi jika flek tersebut disertai dengan rasa kram yang sangat menyiksa pada bagian perut.

Tanda Hamil 1 Bulan

Kondisi hormon kehamilan memberikan hasil tanda positif pada alat tes kehamilan atau disebut juga dengan test pack ternyata mampu menyebabkan beberapa tanda hamil 1 bulan. Biasanya tingkat hormon kehamilan ini akan terus bertambah dengan sangat cepat. Maka sangat wajar jika Anda pada awalnya sangat sulit merasakan tanda-tanda kehamilan.

Dibawah ini ada beberapa tanda hamil 1 bulan yang harus Anda ketahui, antara lain:

  • Kembung: mungkin pada awal kehamilan Anda akan merasakan sedikit kembung, hal ini dikarenakan adanya faktor hormon progesteron.
  • Kram ringan: Kram ringan yang terjadi pada bagian perut juga merupakan pertanda umum Anda telah hamil 1 bulan. Hal ini dikarenakan embrio yang akan terus berkembang hingga berubah menjadi janin.
  • Bercak darah: Tidak perlu khawatir dengan munculnya bercak darah atau flek, hal ini bisa terbilang normal kecuali jika darah yang keluar berwarna merah terang yang disertai dengan sakit di bagian perut yang sulit ditahan.
  • Perubahan suasana hati: Karena adanya perubahan hormon, umumnya ibu hamil juga akan mengalami perubahan pada suasana hati mereka.
  • Morning sickness: Gejala atau tanda kehamilan ini merupakan tanda kehamilan umum, jadi besar kemungkinan ibu hamil akan mengalami kondisi ini atau kondisi mual dan muntah.
  • Payudara sakit: Kondisi ini juga disebabkan karena adanya peningkatan hormon.

Tanda Hamil Anak Perempuan

Setelah Anda mengetahui bahwa Anda hamil, pasti Anda akan penasaran dengan jenis kelamin janin Anda, bukan? Mungkin Anda akan bertanya-tanya, apakah nanti Anda akan melahirkan anak perempuan atau anak laki-laki?

Seperti yang kita ketahui, bahwa jenis kelamin hanya bisa dipastikan dengan melakukan tes USG dan bahkan jenis kelamin ini baru bisa terlihat ketika usia kehamilan Anda sudah menginjak usia 7-8 bulan. Namun ada beberapa tanda yang mungkin bisa Anda rasakan untuk mengetahui jenis kelamin buah hati Anda.

Di bawah ini ada beberapa tanda hamil anak perempuan yang bisa Anda ketahui, antara lain:

  • Morning sickness: Umumnya jika Anda hamil anak perempuan, seorang ibu hamil akan mengalami morning sickness yang sangat berlebihan. Hal ini dikarenakan adanya peningkatan kadar hormon serta gula darah yang akan menurun selama kehamilan Anda.
  • Detak jantung: Jika detak jantung janin dalam perut Anda tidak lebih dari 140 detik/menit, maka kemungkinan besar  jenis kelamin janin Anda adalah perempuan.
  • Kulit berjerawat dan berminyak: Bukan hanya munculnya jerawat, bahkan bagian kulit wajah Anda juga akan mengeluarkan cukup banyak minyak jika Anda hamil anak perempuan.
  • Ngidam: Umumnya jika Anda hamil anak perempuan, Anda akan lebih sering menginginkan beberapa makanan yang manis dibandingkan makanan yang asam atau bahkan pedas.
  • Posisi perut: Posisi perut Anda akan terlihat lebih tinggi jika Anda hamil anak perempuan.
  • Perubahan sifat: Jika Anda hamil anak perempuan, biasanya ibu hamil juga akan mengalami perubahan suasana hati yang sangat ekstrim seperti mudah marah, mudah sedih, bahkan mudah merasa depresi.
  • Ukuran payudara: Biasanya jika Anda hamil anak perempuan ukuran payudara Anda akan bertambah lebih besar atau bahkan payudara sebelah kiri akan terlihat lebih besar jika dibandingkan payudara sebelah kanan.
  • Warna urin: Moms, penting untuk diketahui bahwa warna urin juga bisa menjadi indicator jenis kelamin buah hati Anda. Jika Anda hamil anak perempuan maka biasanya warna urin yang keluar berwarna kuning kusam.

Ini Dia Mitos Hamil Anak Perempuan yang Masih Dipercaya Hingga Saat Ini

Selain menunggu pemeriksaan dokter dengan USG, apakah mungkin untuk memprediksi jenis kelamin bayi dalam kandungan?Teman dan keluarga mungkin menunjukkan tanda-tanda memiliki anak perempuan atau laki-laki, tetapi sebagian besar mungkin akan didasarkan pada cerita rakyat atau mitos dan bukan sains.

Ultrasonografi pada usia 20 minggu setelah hamil adalah cara yang paling dapat diandalkan untuk mengetahui jenis kelamin bayi. Pada kesempatan ini kami akan membahas mengenai mitos mengenai tanda hamil anak perempuan yang mana masih dipercaya sampai saat ini.

Mitos Tanda Hamil Anak Perempuan

Dibawah ini ada beberapa tanda Anda hamil anak perempuan, antara lain:

  1. Mual pagi yang parah

Beberapa orang berpikir bahwa mual di pagi hari adalah tanda hamil anak perempuan. Bahkan penelitian terbaru menunjukkan bahwa merasa sakit selama kehamilan dapat dikaitkan dengan jenis kelamin bayi. Sebuah studi tahun 2017 menemukan bahwa wanita yang mengandung anak perempuan akan mengalami lebih banyak peradangan ketika sistem kekebalan mereka terpapar bakteri dibandingkan dengan yang mengandung anak laki-laki.

Perbedaan ini dapat terlihat pada saat ibu hamil anak perempuan mengalami mual di pagi hari. Mereka mungkin merasa lebih tidak sehat daripada wanita yang mengandung anak laki-laki. Diperlukan lebih banyak penelitian untuk memahami sepenuhnya jika ada hubungan antara mual di pagi hari dan jenis kelamin bayi.

  1. Perubahan suasana hati yang ekstrem

Perubahan hormon selama kehamilan seringkali dapat menyebabkan perubahan suasana hati. Beberapa orang berpikir bahwa wanita yang mengandung anak perempuan memiliki kadar estrogen yang lebih tinggi dan lebih moody sebagai hasilnya. Namun, penelitian tidak mendukung teori ini.

Tingkat hormon naik selama kehamilan dan jatuh setelah melahirkan terlepas dari apakah bayinya laki-laki atau perempuan.

  1. Berat badan bertambah di tengah

Jika seorang wanita bertambah berat badan pada  pertengahan kehamilan, beberapa orang berpikir bahwa ia hamil anak perempuan. Mereka mungkin juga percaya bahwa kenaikan berat badan hanya pada bagian depan tubuh mengindikasikan mengandung anak laki-laki.

Sekali lagi, bukti ilmiah tidak mendukung teori ini. Dimana seorang wanita bertambah berat badan dalam kehamilan tergantung pada jenis tubuhnya.

  1. Ngidam yang manis

Wanita sering mengalami ngidam saat hamil. Beberapa orang berpikir jika seorang wanita sangat menyukai makanan yang manis selama kehamilan, maka itu pertanda mereka mengandung anak perempuan, sedangkan mengidam makanan asin mungkin mengindikasikan mengandung anak laki-laki.

Tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa mengidam makanan selama kehamilan dapat menunjukkan jenis kelamin bayi.

  1. Tingkat stres

Mitosnya, tingkatan stress yang dialami para ibu hamil bisa mempengaruhi jenis kelamin si janin dalam kandungan. Bahkan sebuah penelitian yang dilakukan di tahun 2012 sudah menunjukkan adanya hubungan antara kadar hormon stress kartisol dengan rasio kelahiran janin dalam kandungan.

Bahkan dalam penelitian tersebut, ibu hamil yang memiliki tingkat kortisol yang cukup tinggi jika dilihat secara statistic memiliki kemungkinan lebih besar memiliki anak perempuan.

  1. Kulit berminyak dan rambut kusam

Beberapa orang percaya bahwa memiliki kulit berminyak dan rambut kusam dapat berarti seorang wanita mengandung anak perempuan. Keyakinan ini tidak berbasis secara ilmiah. Di sisi lain, perubahan dalam produksi minyak atau penampilan rambut selama kehamilan mungkin berhubungan dengan perubahan hormon atau perubahan dalam diet.

  1. Detak jantung bayi yang cepat

Beberapa orang percaya bahwa jika jantung bayi berdetak cepat, mereka mungkin mengandung anak berjenis kelamin perempuan.

10 Tanda Hamil 1 Bulan yang Wajib Anda Ketahui

Jika Anda merasa terlalu dini untuk melakukan tes kehamilan, tubuh Anda dapat mulai menunjukkan tanda-tanda dan gejala awal kehamilan yang bisa Anda peroleh paling cepat dua minggu setelah pembuahan. Setelah pembuahan dan implantasi, tubuh Anda mengalami overdrive dan hormon-hormon kehamilan membantu memulai proses yang akan Anda ikuti selama sembilan bulan ke depan.

Anda mungkin mengenali tanda-tanda yang lebih jelas seperti telatnya menstruasi, nyeri payudara atau mual-mual di pagi hari tetapi ada perubahan halus pada tubuh dan pikiran Anda yang mungkin mengejutkan Anda.

Tanda Hamil 1 Bulan

Nah, di bawah ini ada beberapa tanda kehamilan 1 bulan yang mungkin saja bisa Anda perhatikan untuk memastikan apakah Anda hamil atau tidak, antara lain:

  1. Mudah merasa lelah

Ini adalah salah satu tanda pertama kehamilan yang akan menyerang saat tubuh Anda bersiap untuk mulai menopang bayi dan bahkan dapat dimulai dalam waktu dua minggu setelah hamil. Jika Anda merasa sangat lelah dan tidak tahu mengapa, ini bisa menjadi pertanda tubuh Anda siap untuk tumbuh bayi.

  1. Morning sickness

Morning sickness disebabkan oleh peningkatan estrogen dan hormon kehamilan human chorionic gonadotropin (hCG). Bagi sebagian banyak orang, ini adalah tanda pertama kehamilan. Perasaan mual paling umum terjadi di pagi hari dan dapat menyerang kapan saja.

  1. Telat menstruasi

Indikator umum lainnya dan salah satu tanda paling konkret yang Anda harapkan yaitu telatnya menstruasi. Jika Anda memiliki periode menstruasi tidak teratur atau ringan, ini bisa menjadi mudah untuk dilewatkan. Terlebih lagi, beberapa wanita masih mengalami menstruasi setelah mereka hamil.

  1. Munculnya bercak atau flek

Tanda hamil ini mungkin terdengar aneh dan merupakan salah satu yang dapat dikaitkan dengan menstruasi, tetapi sekitar sepertiga wanita mengalami semacam pendarahan implantasi. Pendarahan implantasi adalah ketika janin menanamkan ke dalam lapisan rahim Anda dan menyebabkan sejumlah kecil darah, dan biasanya terjadi 6 hingga 12 hari.

  1. Frekuensi buang air kecil yang sering

Walaupun bayi Anda belum menekan kandung kemih (efek samping yang umum akan Anda alami di masa kehamilan), hormon akan berubah ditambah volume darah yang lebih besar dan ginjal Anda bekerja lebih keras maka Anda akan lebih sering buang air kecil.

  1. Perubahan payudara

Tanda awal kehamilan lain yang sangat umum adalah perubahan pada payudara. Bagi beberapa wanita, payudara akan meningkatkan seukuran cangkir penuh dalam enam minggu pertama.

  1. Perubahan puting

Hormon kehamilan menyebabkan produksi melanin tubuh Anda meningkat dan jika diperhatikanhal ini akan menyebabkan puting susu dan area disekitarnya (areola) berubah warna menjadi lebih gelap.

  1. Gusi berdarah

Jika Anda melihat darah saat menyikat gigi, bisa jadi hormon progesteron yang menyebabkan hal tersebut. Hormon kehamilan ini meningkatkan aliran darah ke gusi, meningkatkan sensitivitas, dan menyebabkan gusi lebih mudah berdarah.

  1. Peningkatan keputihan

Anda mungkin memperhatikan bahwa tubuh Anda menghasilkan lebih banyak cairan vagina yang berwarna putih susu, ini adalah cara tubuh Anda untuk mencegah infeksi berbahaya masuk dan membahayakan bayi Anda.

  1. Perubahan warna kulit wajah

Gejala ini terdengar agak aneh, tetapi beberapa wanita mengalami perubahan warna kulit wajah selama kehamilan. Secara medis ini disebut sebagai melasma, chloasma atau ‘topeng kehamilan’ dan disebabkan oleh peningkatan sementara dalam pigmentasi.

Normalkah Jika Keputihan Terjadi di Awal Kehamilan?

Ketika dinyatakan hamil, maka biasanya Anda akan mengalami banyak perubahan pada tubuh Anda. Bahkan tidak jarang perubahan-perubahan tersebut akan membuat Anda merasa bingung dan menimbulkan suatu pertanyaan yang cukup besar pada benak Anda, salah satunya adalah tanda hamil keputihan. Anda mungkin akan bertanya-tanya, apakah kondisi ini normal atau bahkan tidak? Nah, untuk menjawab pertanyaan tersebut, pada kesempatan ini kami akan memberikan sedikit penjelasan mengenai tanda hamil keputihan.

Keputihan saat hamil muda, normal atau tidak?

Umumnya wanita yang mengalami keputihan akan merasakan a keresahan, apalagi jika keputihan terjadi di awal kehamilan. Seorang dokter spesialis obstetri dan juga ginekologi sekaligus ahli kesehatan wanita yang bernama Dr. Sheryl Ross mengatakan bahwa keputihan yang terus meningkat frekuensinya merupakan salah satu tanda awal kehamilan.

Bahkan kondisi ini akan terus berlangsung selama masa kehamilan, bahkan fungsi dari keputihan ini hampir sama seperti sebelum Anda memperoleh kehamilan, yakni untuk membersihkan bagian vagina dan mencegah terjadinya infeksi di area kewanitaan tersebut.

Penting untuk Anda ketahui, bahwa ketika kehamilan mulai terbentuk maka akan terjadi perubahan di bagian leher rahim atau disebut dengan servik serta di bagian dinding vagina yang kondisinya akan semakin melunak yang diakibatkan oleh meningkatnya kadar hormon  estrogen.

Nah, hal inilah yang nantinya akan mempengaruhi aliran darah yang berada pada area kewanitaan, sehingga aliran darah di area vagina ini akan mengalami  peningkatan serta cenderung lebih lancar jika dibandingkan sebelumnyaa. Akhirnya kondisi inilah yang akan menyebabkan keputihan ketika Anda hamil.

Bagaimana caranya membedakan keputihan normal dan abnormal di awal kehamilan?

Setelah Anda mengetahui jika ternyata keputihan termasuk kedalam tanda-tanda kehamilan, maka inilah saatnya Anda memastikan keputihan yang keluar merupakan keputihan yang normal dan wajar, caranya yaitu dengan Anda mengetahui ciri-ciri dari keputihan normal dan tidak normal.

Apakah caranya sulit? Caranya cukup mudah, biasanya jika keputihan yang keluar merupakan keputihan normal, maka cairan yang keluar tidak memiliki warna atau bahkan berwarna putih pekat, tidak mengeluarkan bau, serta memiliki tekstur layaknya lendir.

Sedangkan untuk keputihan yang tidak normal, biasanya memiliki warna kuning seidkit kehijauan, mengeluarkan aroma busuk. Bahkan kerap kali menyebabkan sensasi gatal serta rasa tidak nyaman bagi orang yang mengalaminya. Ingat, jika Anda mengalami kondisi ini sebaiknya Anda berhati-hati, karena kemungkinan besar hal ini mengindikasi terjadinya infeksi bakteri di area kewanitaan, bahkan bisa mengindikasi sebuah penyakit menular seksual.

Lalu, apa yang harus dilakukan?

Pertama kali yang harus Anda lakukan adalah memastikan kjika keputihan yang dialami merupaan keputihan yang normal. Termasuk Anda harus mengenali ciri-ciri dari keputihan normal tersebut. Jika Anda masih merasa ragu dengan kondisi keputihan Anda, maka Anda bisa langsung berkonsultasi kepada dokter.

Untuk membuat Anda merasa nyaman di awal kehamilan, maka Anda bisa menggunakan pantyliner yang  aman digunakan ibu hamil. Selain itu, Anda juga dianjurkan untuk tetap menjaga kebersihan area kewanitaan, misalnya dengan cara:

  • Cuci tangan sebelum menyentuh area kewanitaan
  • Ketika mencucui area vagina, pastikan Anda mengusapnya dari arah dengan ke belakang.
  • Gunakan pakaian dalam yang cukup longgar.
  • Gunakan pakaian dalam dengan bahan katun.
  • Setelah mandi, berenang, baung air, atau bahkan berolahraga, pastikan Anda mengeringkan area kewanitaan Anda.
  • Pastikan area tersebut selalu dalam kondisi kering dna juga tidak lembab.

Ingat, penting untuk Anda selalu memperhatikan kondisi kesehatan area vagina serta kondisi keputihan yang kerap Anda alami. Maka dari itu, jangan pernah Anda menganggap remeh ketika vagina Anda mengeluarkan cairan yang  memiliki bau amis, busuk atau bahkan aroma yang tidak sedap.

Mengenal Ciri-Ciri Flek Tanda Hamil Serta Bedanya Dengan Darah Menstruasi

Dari sekian banyak tanda-tanda kehamilan muda, sebenarnya ada 1 tanda kehamilan yang kerap kali membuat orang yang mengalaminya merasa bingung, karena tanda yang satu ini memiliki sifat ambigu terutama bagi ibu hamil muda yang baru saja mendapatkan kehamilan.

Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan tanda-tanda kehamilan ini hampir sama dengan gejala ketika hendak menstruasi atau sama seperti ketika Anda menstruasi. Gejala awal kehamilan yang dimaksud disini adalah munculnya flek hitam atau terjadinya pendarahan implantasi.

Terjadinya pendarahan ringan ini memang tidak dialami semua wanita hamil, mungkin hanya ada 1/3 orang saja yang mengalami kondisi ini. Kondisi ini umumnya akan terjadi setelah sel telur yang ada di dalam perut Anda berhasil bertemu dengan sperma, yakni kondisi dimana ketika si embrio mulai berusaha dengan baik untuk menempelkan dirinya ke bagian dinding rahim atau dikatakan juga dengan proses implantasi.

Kapan biasanya flek tanda hamil mulai muncul?

Pendarahan implantasi ini umumnya akan muncul atau akan Anda rasakan sekitar 5-12 hari setelah terjadinya proses pembuahan, atau sekitar 2-7 hari sebelum atau bahkan menjelang waktu menstruasi.

Namun ada juga kemungkinan lainnya terkait kondisi tersebut, ketika flek hitam ini muncul bersamaan dengan waktu menstruasi. Jika kondisi ini terjadi, maka kemungkinan besar orang yang mengalami akan menganggap jika dirinya sedang haid dan bukan gejala kehamilan.

Ciri-Ciri Flek Tanda Hamil

Munculnya flek hitam yang merupakan tanda kehamilan kerap kali disebut sebagai darah haid, maka Anda harus mengetahui dan memahami ciri-ciri flek tanda hamil. Jika seperti itu, apa saja ciri munculnya flek sebagai tanda kehamilan? Untuk menjawab pertanyaan Anda, yuk kita simak ulasan di bawah ini!

  1. Muncul 7 hari sebelum waktu haid

Seperti yang telah  dijelaskan sebelumnya, bahwa flek hitam yang berperan sebagai tanda kehamilan akan muncul sebelum hari H menstruasi. Umumnya siklus haid akan berlangsung di hari ke-14 setelah masa ovulasi Anda. Akan tetapi, jika proses pembuahan berhasil terjadi maka pendarahan implantasi ini akan muncul dan akan Anda temukan diantara hari ke-6 hingga hari ke-12 setelah masa pembuahan.

  1. Warna flek tanda hamil berbeda dengan warna darah haid

Jika dilihat dari segi warna, biasanya warna flek yang keluar sebagai tanda kehamilan memiliki warna agak cerah atau bahkan agak gelap, apalagi jika dibandingkan dengan warna darah haid yang rata-rata berwarna merah.

Jika flek yang keluar berwarna kecoklatan, maka kondisi ini menandakan darah yang keluar bukan lagi darah segar, karena  darah tersebut sudah menempuh perjalanan yang cukup jauh yang berasal dari dinding rahim hingga vagina.

  1. Volume darah yang keluar lebih sedikit

Untuk volume darah yang keluar, biasanya darah implantasi yang keluar jumlahnya tidak banyak, bahkan hanya menyerupai bercak, berbeda dengan darah haid yang keluarnya dalam jumlah yang cukup banyak.

Bukan hanya itu, darah implantasi tidak sama dengan darah haid,biasanya akan langsung dan berhenti dalam hitungan jam saja atau bahkan hitungan hari yaitu sekitar 1-3 hari.

  1. Disertai dengan gejala kehamilan lainnya

Pendarahan implantasi merupakan gejal awal kehamilan,biasanya darah ini akan disertai dengan gejala kehamilan lainnya, bisa berlangsung secara bersamaan atau bahkan gejala lainnya akan Anda rasakan setelah darah implantasi keluar. Gejala-gejala kehamilan lainnya yang bisa Anda rasakan diantaranya seperti:

  • Mudah lelah.
  • Muntah.
  • Perut bengkak.
  • Sensitivitas indera penciuman meningkat.
  • Payudara sensitif.
  • Frekuensi buang air kecil meningkat.
  • Sakit kepala.
  • Naiknya suhu basal tubuh.

Tanda-tanda Hamil Muda Pada Perut yang Sering Terjadi

Kehamilan umumnya terjadi pada bagian rahim yang  terletak di bagian perut bawah. Maka tidak heran, jika banyak orang yang bertanya-tanya “apakah sakit perut di bagian bawah merupakan tanda kehamilan atau bukan?” Jawabannya iya, akan tetapi Anda harus mengetahui karakteristiknya seperti apa, serta Anda juga harus mengetahui tanda-tanda hamil muda pada perut yang lainnya.

Perlu Anda ketahui, bahwa munculnya rasa sakit di bagian perut bawah merupakan salah satu tanda kehamilan, namun tidak semua ibu hamil merasakan tanda kehamilan ini. Mengapa? Karena umumnya tanda-tanda hamil muda pada perut yang sering di rasakan ibu hamil seperti keram di bagian perut, nyeri ulu, mual, kembung dan beberapa hal lainnya.

 

Tanda tanda Hamil Muda Pada Perut

Nah, di bawah ini ada beberapa tanda-tanda hamil muda yang sering terjadi pada bagian perut yang harus Anda ketahui, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Kram perut bagian bawah

Munculnya sensasi sakit di bagian perut bawah ini biasanya terjadi karena adanya proses implantasi sel telur yang sudah berhasil dibuahi di dalam rahim Anda. Biasanya hal ini akan terjadi sekitar 10-14 hari setelah proses ovulasi atau bahkan setelah terjadinya masa subur. Waktu dari ovulasi ini memang bisa dikatakan hampir bersamaan dengan jadwal menstruasi Anda ya Moms.

Munculnya rasa sakit di bagian bawah perut ini biasanya akan Anda rasakan di bagian tengah, atau pada posisi dimana rahim Anda berada. Bukan hanya kram, biasanya sensasi kram ini juga disertai dengan munculnya bercak darah.

  1. Sakit perut bagian kanan atau kiri bawah

Sebenarnya keluhan ini tidak termasuk ke dalam golongan tanda tanda awal kehamilan, akan tetapi disini kami akan sedikit menjelaskannya. Mengapa? Karena sampai saat ini masih banyak pertanyaan yang diajukan mengenai kondisi ini.

Sebenarnya, sakit perut di bagian kanan atau bahkan kiri bawah ini memang merupakan tanda-tanda kehamilan, namun bukan tanda awal dari kehamilan itu sendiri. Karena biasanya kondisi ini akan Anda rasakan di usia kehamilan 4 bulan atau ketika kehamilan memasuki trimester 2 kehamilan. Hal ini akan terjadi karena adanya proses peregangan di bagian ligamentum rotundum.

  1. Perut kembung

Ibu hamil juga biasanya mengalami perut kembung bahkan sering bersendawa. Biasanya kondisi ini akan dirasakan atau dialami ibu hamil ketika usia kehamilannya menginjak usia 11 minggu, dan akan berakhir ketika masa persalinan sudah mendekat.

Kondisi ini biasanya terjadi ketika kadar gas dalam lambung dan usus meningkat. Hal ini dikarenakan kadar progesteron yang terus meningkat selama masa kehamilan Anda.

  1. Mual-mual

Terkait dengan adanya rasa ketidak nyamanan dengan perut Anda, mual juga bisa menjadi salam satu tanda awal kehamilan muda yang memang sering dialami ibu hamil. Biasanya kondisi ini akan mulai dirasakan ibu hamil sekitar 2-8 minggu setelah terjadinya proses konsepsi atau dalam kata lain proses pembuahan. Mual yang dialami ibu hamil ini juga biasanya akan terjadi sekitar 13-14 minggu, atau bahkan bisa saja berlangsung lebih lama tergantung kondisi ibu hamil itu sendiri.

Nah, itu dia tanda-tanda hamil muda pada perut yang harus Anda ketahui dan sering terjadi pada ibu hamil. Semoga informasi yang kami sampaikan di kesempatan ini bermanfaat bagi Anda semua para pembaca. Terima kasih!

Fakta Tentang Tanda-tanda Hamil 1 Minggu

Kehamilan adalah salah satu kabar yang paling membahagiakan dan juga paling ditunggu-tunggu setiap pasangan suami istri. Maka tidak heran jika sampai saat ini masih banyak para wanita yang ingin mengetahui dengan cepat mengenai berita kehamilan ini, yaitu dengan mengetahui dan juga memperhatikan tanda tanda hamil 1 minggu.

Biasanya di usia kehamilan 1 minggu seorang ibu hamil belum bisa merasakan tanda tanda hamil 1 minggu dengan tepat. Bahkan biasanya gejala atau tanda kehamilan mulai bisa di rasakan ketika kehamilan menginjak usia 1 bulan atau bahkan ketika seseorang mengalami telat menstruasi. Ketika itu, sebagian besar wanita akan mengalami kondisi kram di bagian perut, munculnya bercak darah, mual yang disertai muntah serta gejala lainnya.

 

Perhitungan Kehamilan

Jika kehamilan dihitung selama 40 minggu, perhitungannya dimulai sejak hari pertama menstruasi terakhir maka Anda belum bisa dipastikan benar-benar mendapatkan kehamilan di minggu pertama ini.

Umumnya kehamilan bisa dipastikan positif jika kehamilan tersebut sudah menginjak usia 2 minggu atau bahkan di awal minggu ke-3 kehamilan, dan hal ini akan sangat tergantung terhadap masa subur atau bahkan masa ovulasi.

Ketika masa ovulasi tiba, maka ovarium akan melepaskan sel telur dan akan bergerak maju kearah tubafalopi. Agar bisa hamil, maka bagian sel telur harus benar-benar bertemu dengan sperma yang ada tepat di tubafalopi.

Moms penting untuk di ketahui, bahwa siklus ovulasi yang Anda alami umumnya akan menentukan tanggal dari proses pembuahan, biasanya terjadi di hari ke-13 hingga hari ke-20 setelah masa menstruasi terakhir. Akan tetapi, ovulasi ini juga akan tergantung dari seberapa lama siklus menstruasi seorang wanita dan jika dilihat secara umum siklus menstruasi wanita normalnya berlangsung sekitar 28 hari.

 

Tanda-tanda Hamil 1 Minggu

Bukan hanya telat menstruasi, namun beberapa minggu setelah terjadinya proses pembuahan sebagian besar wanita akan mengalami pertanda lain, diantaranya seperti:

  1. Payudara bengkak dan sensitive

Di minggu pertama kehamilan, biasanya kondisi payudara Anda akan sedikit membengkak, bahkan akan terasa lebih sensitif dan juga terasa nyeri jika disentuh. Namun sayangnya, sedikit orang yang akan menyadari kondisi tersebut bahkan sebagian besar wanita akan mengira kalau dirinya hendak menstruasi.

  1. Mual dengan atau tanpa muntah

3 minggu setelah proses pembuahan, sebagian besar wanita hamil biasanya akan mengalami  morning sicknes. Atau dalam arti lain kondisi dimana dirinya merasa sering mual yang disertai muntah. Biasanya kondisi ini terjadi setiap pagi dan juga malam hari. Mengapa bisa terjadi? Karena ketika Anda hamil, kondisi hormon kehamilan Anda akan meningkat.

  1. Sakit pinggang bagian bawah

Tidak hanya itu, ibu hamil juga kerap merasakan sakit pinggang di bagian bawah dan kemungkinan besar  akan berlangsung selama masa kehamilan. Hal ini terjadi karena adanya penambahan berat badan serta terjadinya perubahan pada postur tubuh Anda ya Moms.

Tidak hanya ketiga point di atas yang sudah kami sebutkan, ada beberapa gejala atau tanda kehamilan lainnya yang harus Anda ketahui, antara lain:

  • Frekuensi buang air kecil yang meningkat
  • Merasa lebih sensitive
  • Merasa mudah lelah
  • Suasana hati yang berubah
  • Nafsu makan tidak menentu atau bahkan hilang
  • Terkadang terjadinya sembelit
  • Ngidam atau menginginkan makanan tertentu

Walaupun menentukan tanda tanda hamil 1 minggu itu sulit, akan tetapi Anda tidak perlu khawatir. Mengapa? Karena kabar yang menggemberikan ini bisa Anda pastikan beberapa minggu lagi. Jika diperlukan, Anda bisa memeriksakan diri ke dokter kandungan, agar Anda bisa memastikan kabar gembira tersebut.

Mengenal Tanda Pasti Hamil yang Jarang Diketahui

Salah satu tanda-tanda kehamilan yaitu telatnya menstruasi. Bahkan cara yang paling mudah dan cepat untuk memeriksa apakah Anda hamil atau tidak yaitu dengan melakukan tes kehamilan dengan menggunakan test pack. Untuk test pack sendiri bisa dengan mudah Anda temukan di apotek.

Dalam kasusnya, tes kehamilan ini akan mendeteksi kadar hormon beta-hCG atau  human chorinic gonadotropin yang ada di bagian urin Anda. Hormon beta-hCG ini adalah salah satu jenis hormon yang mana dihasilkan oleh plasenta atau dalam kata lain dihasilkan oleh ari-ari embrio.

Alat test pack sendiri memiliki tingkat sensitivitas yang berbeda-beda terhadap kadar hormon yang biasanya akan dideteksi, hal ini umumnya akan tergantung pada merk produk alat tes kehamilan yang Anda gunakan.

Di Indonesia sendiri, rata-rata alat test pack yang dijual memiliki tingkatan sensitivitas yang cukup rendah, yaitu sekitar 25 mIU/mL. Namun ada juga yang menjual alat tes kehamilan dengan tingkat sensitivitas yang lebih rendah lagi, yiatu sekitar 10 mIU/mL, biasanya alat test pack yang memiliki tingkat sensitivitas yang sangat rendah adalah alat tes pack dengan ukuran yang sangat kecil.

Moms, umumnya alat tes kehamilan yang biasa disebut dengan test pack ini mampu mendeteksi kehamilan Anda sejak usia kehamilan 6-14 hari setelah terjadinya pembuahan. Namun hasil yang lebih akurat biasanya akan Anda peroleh ketika Anda sudah telat menstruasi, kurang lebih 3-4 hari setelah tanggal menstruasi Anda yang seharusnya.

Tidak hanya itu, kadar hormon beta-hCG ini juga mampu mencapai tingkatan puncaknya pada minggu ke-8 sampai minggu ke-11 kehamilan yang perhitungannya dimulai dari hari pertama haid terakhir atau disebut dengan HPHT. Jika Anda melakukan tes pada hari-hari ini, maka bisa dipastikan Anda memperoleh hasil yang positif jika Anda hamil.

Jika Anda memperoleh hasil yang positif atau bahkan negatif, dan Anda masih ragu dengan hasil tersebut, maka Anda bisa mengulangi kembali tes tersebut 2 hari kemudian.

Sebenarnya, tanda kehamilan itu dibagi menjadi 2 bagian, yaitu tanda kehamilan tidak pasti atau dugaan dan tanda kehamilan pasti. Untuk tanda kehamilan tidak pasti yang biasanya dialami ibu hamil umumnya bervariasi dan tidak sama antara ibu satu dengan yang lainnya, seperti:

  • Sering berkemih
  • Pembesaran dan nyeri payudara
  • Mual
  • Perasaan lelah
  • Daerah sekitar puting susu menghitam
  • Peningkatan suhu tubuh
  • Munculnya flek di area vagian yang dikarenakan adanya hasil pembuahan di bagian dinding Rahim.

Itulah beberapa tanda hamil yang tidak pasti, sedangkan tanda pasti hamil atau obyektif diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Anda merasakan adanya janin serta merasakan adanya gerakan pada janin.
  • Anda mendengar bungi detak jantung buah hati Anda pada auskultasi, hal ini bisa Anda rasakan jika Anda melakukan pemeriksaan pada dokter.
  • Munculnya gambaran janin jika Anda melakukan USG atau bahkan terlihat pada hasil scanning.

Untuk kondisi menstruasi yang terlambat sebenarnya tidak melulu merupakan tanda kehamilan, karena bisa juga disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya seperti:

  • Terjadinya perubahan berat badan
  • Exercise yang berlebihan
  • Crash diet
  • Anda yang merokok, meminum minuman beralkohol, bahkan peminum kopi yang berlebihan.
  • Pengguna obat-obatan tertentu
  • Stress psikologis
  • Penyakit kandungan
  • Penyakit lainnya seperti gangguan tiroid

Itu dia sedikit informasi yang bisa kami sampaikan dikesempatan ini mengenai tanda pasti hamil. Semoga informasi yang kami sampaikan ini bisa memberikan manfaat yang cukup besar untuk Anda semua. Terima kasih!

6 Tanda-tanda Hamil Muda yang Mungkin Mengejutkan Anda

Telat menstruasi yang disertai mual dan muntah atau disebut juga dengan morning sickness adalah gejala awal kehamilan atau bisa juga disebut dengan tanda-tanda hamil muda. Umumnya kondisi ini akan Anda rasakan jika usia kehamilan Anda sudah menginjak usia 2 minggu. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan, setelah sel telur Anda dibuahi dengan sempurna, maka tubuh Anda akan megalami perubahan dan akan menyesuaikan dirinya sendiri. Namun, ada beberapa tanda tanda-hamil muda lainnya yang mungkin saja tidak akan pernah Anda sadari sebelumnya.

 

Tanda tanda Hamil Muda

Dibawah ini ada beberapa tanda atau bahkan gejala hamil muda yang harus benar-benar Anda pahami dengan jelas, agar Anda bisa mengontrol diri Anda sendiri, diantaranya seperti:

  1. Payudara membengkak dan nyeri

Ketika kondisi hormon Anda berubah di awal kehamilan, biasanya akan membuat kondisi payudara Anda melunak, terasa sakit, hingga terasa lebih sensitif. Hal ini dikatakan normal dialami ibu hamil. Bahkan biasanya kondisi payudara Anda juga akan terasa lebih penuh dan juga berat dari biasanya.

  1. Morning sickness

Morning sicknes atau kondisi dimana Anda sering merasa mual dengan atau bahkan tanpa disertai muntah merupakan gejala awal kehamilan. Umumnya kondisi ini akan Anda rasakan setiap harinya setiap pagi dan juga malam hari. Namun Anda tidak perlu khawatir, karena kondisi ini hanya akan berlangsung selama trimester pertama kehamilan. Itu artinya jika memasuki trimester dua kehamilan, kondisi ini akan jarang Anda rasakan.

Penyebab morning sickness selama kehamilan sampai saat ini belum bisa dipastikan, namun mungkin saja hormon kehamilan menjadi penyebab utamanya. Bukan hanya itu, mungkin saja para ibu hamil juga akan mendapati bahwa aroma yang sebelumnya bukanlah masalah akan menjadi masalah yang cukup besar ketika mereka hamil.

  1. Sering buang air kecil

Sering buang air kecil juga merupakan gejala atau tanda umum kehamilan. Kondisi ini dikarenakan ukuran rahim Anda yang semakin hari semakin membesar, sehingga menekan bagian uterus atau kantung kemih. Sehingga frekuensi buang air kecil Anda akan meningkat dari biasanya.

  1. Mudah merasa lelah

Mudah merasa lelah juga merupakan gejala awal kehamilan dan menduduki peringkat yang paling atas dari gejala kehamilan lainnya. Selama Anda hamil, umumnya kadar hormon progesterone Anda akan sangat meningkat dan hal inilah yang membuat Anda mudah merasa lelah dan mudah mengantuk.

  1. Hilangnya nafsu makan

Ketika awal kehamilan, mungkin Anda akan kehilangan nafsu makan dan mungkin saja Anda malah menginginkan makanan yang lain misalnya seperti rujak atau bahkan makanan lainnya. Sama halnya dengan gejala kehamilan yang lain, kondisi hilangnya nafsu makan dan ngidam ini juga erat kaitannya dengan perubahan hormon dalam tubuh Anda. Namun Anda tidak perlu khawatir, hilangnya nafsu makan ini hanya akan berlangsung di trimester pertama kehamilan. Namun meskipun demikian, Anda tetap harus memperhatikan asupan makanan Anda ya Moms.

  1. Perubahan suasana hati

Bukan hanya hilangnya nafsu makan, selama awal kehamilan umumnya Anda juga akan mengalami  perubahan suasana hati. Kadang Anda akan merasa cepat marah, cepar sedih, bahkan Anda akan merasakan bahagia atau senang yang tiada tara. Hal ini dikarenakan adanya perubahan hormon dalam tubuh Anda karena kehamilan itu sendiri.

Keputihan, Apakah Tanda Awal Kehamilan?

Perubahan yang dialami ibu hamil baik secara fisik atau bahkan hormonal umumnya akan memicu terjadinya perubahan terhadap hal apapun. Nah, salah satu wujud dari perubahan hormonal itu sendiri adalah adanya aliran darah pada daerah kewanitaan yang semakin deras dan hal ini umumnya akan menyebabkan terjadinya cairan di area vagina menjadi meningkat.

Walaupun keputihan merupakan hal normal yang dialami ibu hamil, kondisi ini dikenal dengan sebutan leucorrhea dan menjadi keputihan tanda hamil, namun ibu hamil tetap harus mewaspadai kondisi keputihan selama kehamilan tersebut. Bahkan Anda juga harus benar-benar memahami keputihan yang bersifat normal dan keputihan yang sifatnya membahayakan.

 

Penyebab Keputihan Tanda Hamil

Keputihan yang mana dialami ibu hamil di awal kehamilan ini umumnya disebabkan oleh kondisi vagina yang semakin lembab. Hal ini di karenakan adanya perubahan terhadap hormon estrogen yang umumnya terjadI di awal kehamilan hingga menjelang proses persalinan.

 

Tanda Keputihan Normal

Nah, pada kesempatan ini kami akan memberikan sedikit informasi kepada Anda mengenai kondisi keputihan normal yang umumnya dialami ibu hamil, antara lain:

  1. Keputihan berwarna putih bening

Untuk kondisi keputihan yang normal, biasanya cairan keputihan ini memiliki warna putih yang bening atau tidak berwarna. Sedangkan jika keputihan Anda berwarna kuning atau bahkan hijau pekat, maka dipastikan keputihan yang Anda alami ini bukanlah suatu keputihan yang normal dan harus segera diwaspadai dan diperiksakan untuk memastikan tidak terjadi hal yang buruk pada janin Anda

  1. Tidak berbau

Untuk keputihan normal yang dialami ibu hamil bukan hanya dilihat dari warnanya yang bening, namun juga keputihan normal yang dialami ibu hamil umumnya tidak memiliki bau. Jikap Anda merasakan adanya bau, bau yang dirasakan merupakan bau khas.

Nah, jika keputihan yang keluar dari area vagina Anda berwarna apalagi berbau menyengat, maka dipastikan kondisi ini akan membahayakan kesehatan Anda dan janin dalam kandungan.

  1. Tidak terasa gatal

Moms, jika keputihan yang keluar berwarna normal dan tidak mengeluarkan bau, namun Anda merasakan sensasi gatal atau bahkan panas yang tidak tertahankan, maka Anda harus mewaspadai kondisi tersebut. Karena keputihan yang normal umumnya tidak akan menyebabkan gatal di area kewanitaan.

Itu dia di atas beberapa tanda keputihan normal yang sering dialami ibu hamil. Jika seperti itu, bagaimana kondisi keputihan abnormal yang harus diwaspadai ibu hamil?

 

Keputihan yang Harus Diwaspadai

Berikut tanda-tanda kehamilan abnormal yang harus diwaspadai selain munculnya aroma bau, warna yang gelap dan menimbulkan rasa gatal, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Keluarnya cairan putih keabu-abuan

Anda harus berhati-hati dengan cairan keputihan ini, karena kondisi ini merupakan suatu kondisi terjadinya sekresi hormon yang akan menyebabkan bakteri berlebih di bagian kewanitaan. Biasanya kondisi ini akan mengganggu keseimbangan bakteri yang normal dan akan menyebabkan terjadinya infeksi di bagian kewanitaan.

  1. Cairan putih kekuningan

Ketika keputihan Anda keluar dengan kondisi ini, maka kondisi ini merupakan kondisi dimana area kewanitaan Anda sudah ditumbuhi jamur. Terutama ketika Anda hamil, ketika kondisi hormon esterogen dan progesteron meningkat maka jamur yang berada di area kewanitaan akan semakin menetap.

  1. Cairan keputihan berbusa dan berwarna

Ketika Anda mengalami keputihan dengan ciri-ciri keluarnya cairan yang berbusa, mengeluarkan aroma bau, dan memiliki warna kuning kehijauan, maka Anda harus benar-benar berhati-hati dengan kondisi ini. Kemungkinan besar kondisi yang Anda alami ini dipicu oleh parasit Trichomonas vaginalis, yang bisa ditularkan secara seksual.