Fakta Jumlah Korban Virus Corona dan Pencegahan yang Harus Dilakukan

Meskipun sudah berlangsung sekitar dua tahun, virus corona masih menyebar ke banyak negara dan sepertinya belum menunjukkan akhir penyebaran. Dari banyak media, diberitakan jika jumlah korban virus corona juga cenderung meningkat dari waktu ke waktu. Hal ini tentu saka mengundang keprihatinan yang sangat mendalam.

Pasalnya, cukup banyak korban virus corona yang meninggal secara tiba-tiba. Mereka meninggalkan keluarga yang tidak jarang secara bersamaan. Di Indonesia sendiri, jumlah kasus dan orang yang meninggal karena paparan virus corona cenderung menunjukkan jumlah peningkatan yang cukup signifikan.

Oleh karenanya, penanganan dan pencegahan dari paparan virus corona harus menjadi fokus. Hanya dengan beragam upaya yang tepat, paparan virus corona akan bisa dikendalikan dan tentu saja nantinya korban karena paparan virus ini pun cenderung menurun.

Tingkat Kematian Akibat Virus Corona

Sejak kemunculan virus corona di akhir 2019 yang lalu, virus corona sudah menginfeksi ribuan orang dan juga membuat banyak orang meninggal. Lalu, bagaimana dengan tingkat kematian dari virus corona tersebut?

Jika dilihat dari persentase, maka tingkat kematian dari paparan virus corona adalah sekitar 3%. Angka tersebut terlihat tidak terlalu besar. Namun, dengan jumlah penderita virus corona yang terus bertambah, tentu saja jumlah orang yang meninggal karena virus corona akan semakin membesar.

Saat ini, di Indonesia sendiri terjadi tren peningkatan penderita virus corona yang meninggal. Tidak hanya di rumah sakit, cukup banyak penderita virus corona yang meninggal di rumah tanpa pernah mendapatkan perawatan di rumah sakit karena terbatasnya tempat perawatan yang tersedia.

Fakta tersebut tentu harus menjadi catatan yang sangat penting. Seiring dengan tingkat bahaya virus corona yang meningkat, maka Anda sebaiknya mawas diri dan memperhatikan tanda-tanda serangan virus corona.

Adapun beberapa tanda umum dari paparan virus corona yang sering terjadi adalah sebagai berikut:

     Demam dengan suhu tinggi yang tak kunjung reda

     Sesak napas yang cukup lama dan menyiksa

     Batuk yang cenderung kering dan tak kunjung reda

Selain beberapa tanda di atas, ada beberapa gejala lain yang juga bisa muncul dikarenakan paparan virus corona. Beberapa gejala yang dimaksud adalah sebagai berikut:

     Diare yang muncul tiba-tiba dan tak kunjung reda

     Sakit kepala yang cukup menyakitkan

     Hilangnya kemampuan indera perasa dan penciuman

     Munculnya ruam di bagian kulit yang tidak kunjung hilang

Gejala pada penderita virus corona ini biasanya muncul dalam waktu dua hari hingga dua pekan setelah terjadinya paparan. Sebagian penderita bisa saja tidak menunjukkan gejala apapun meskipun ia sebenarnya terpapar. Selain itu, cukup banyak penderita yang terkena paparan mengalami gejala yang memburuk dari waktu ke waktu.

Oleh karenanya, ketika menemukan beberapa gejala di atas, pengetesan menjadi hal yang sebaiknya dilakukan. Dengan melakukan pengetesan, baik tes rapid antigen ataupun tes PCR, maka akan ditemukan informasi lengkap terkait kondisi tubuh apakah Anda sebenarnya terpapar ataupun tidak.

Kapan Harus Mendapatkan Perawatan Dokter?

Salah satu penyebab jumlah korban virus corona terus bertambah adalah karena para penderita virus corona telat untuk mendapatkan perawatan dari dokter. Dalam hal ini, apabila Anda mengalami gejala yang menjurus ke virus corona, maka ada baiknya jika Anda segera melakukan isolasi mandiri.

Dalam hal ini, isolasi mandiri dilakukan dalam waktu sekitar 2 pekan. Fase ini sangat penting agar virus corona tidak menyebar ke orang lain dan Anda juga bisa beristirahat dengan penuh untuk mengembalikan kondisi.

Namun, jika gejala yang muncul semakin memburuk serta Anda memiliki riwayat penyakit bawaan, maka Anda sebaiknya segera mencari perawatan dokter. Hal ini dikarenakan gejala yang memburuk nantinya bisa menyebabkan peradangan serius pada paru yang banyak menyebabkan kematian penderita virus corona.

Pencegahan Virus Corona yang Bisa Dilakukan

Seiring dengan dampak yang serius dari paparan virus corona, maka pencegahan dari paparan harus menjadi hal yang dilakukan. Hanya dengan pencegahan yang tepat, maka Anda akan bebas dari risiko paparan yang mengancam.

Adapun beberapa cara pencegahan yang disarankan untuk dilakukan diantaranya adalah sebagai berikut:

1)    Mencuci tangan dengan benar

Mencuci tangan menjadi salah satu upaya pencegahan yang cukup mudah dilakukan dan sangat penting. Hal ini dikarenakan adanya risiko yang cukup besar terkait paparan virus corona dari telapak tangan.

Dalam hal ini, untuk upaya pencegahan, Anda sebaiknya membiasakan diri untuk mencuci tangan saat dan setelah beraktivitas. Tentu, cuci tangan yang dilakukan sebaiknya menggunakan sabun dan air mengalir. Apabila Anda kesulitan terutama saat beraktivitas, maka Anda bisa menggunakan hand sanitizer.

2)    Menggunakan masker

Menggunakan masker juga menjadi salah satu upaya yang sangat penting untuk mencegah paparan virus corona yang berbahaya. Dengan menggunakan masker, risiko paparan virus corona dari udara melalui lubang hidung dan mulut bisa dicegah dengan lebih maksimal.

Terkait masker, ada beberapa jenis masker yang digunakan. Untuk mendapatkan perlindungan yang lebih optimal, ada baiknya jika Anda menggunakan surgical mask. Hal ini dikarenakan jenis masker ini secara umum mampu menyaring udara dengan lebih baik.

3)    Menjaga daya tahan tubuh

Untuk menjaga tubuh agar tidak terkena paparan virus corona, maka Anda juga harus menjaga daya tahan tubuh. Hal ini sangat krusial karena dengan tubuh yang lebih sehat, maka risiko terkena paparan virus corona pun akan cenderung lebih minim.

Bagaimana cara untuk menjaga daya tahan tubuh?

Cara yang paling utama adalah memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Oleh karenanya, mengonsumsi makanan dengan kandungan nutrisi tinggi adalah hal yang penting. Kontrol pola makanan dan pastikan jika Anda menghindari makanan yang buruk. Juga, konsumsi suplemen jika diperlukan serta lakukan olahraga dengan teratur.

Beberapa cara di atas bisa dijadikan patokan awal untuk pencegahan paparan virus corona. Selain cara di atas, Anda juga perlu menerapkan social distancing atau menjaga jarak dengan orang lain saat melakukan aktivitas.

Drew Air Purifier Untuk Pencegahan Virus Corona yang Maksimal

Perlu diketahui bahwa virus corona bisa melayang dan bertahan beberapa saat di udara. Dengan demikian, maka ada ancaman paparan virus corona dari udara yang dihirup, terutama di rumah. Oleh karenanya, Anda juga perlu memastikan jika udara di rumah terjamin kebersihannya.

Drew Air Purifier adalah salah satu produk yang bisa diandalkan untuk memurnikan udara di dalam rumah Anda. Produk yang satu ini dilengkapi dengan double filter sehingga bisa menyaring debu dan virus yang ada di udara hingga 99%.

Tidak hanya itu, dengan desain modern dan fungsional, produk ini cukup mudah dibersihkan. Nah, dengan penggunaan air purifier yang tepat, risiko paparan virus corona bisa cenderung berkurang meskipun Anda beraktivitas dengan keluarga. Dengan demikian, tentu nantinya jumlah korban virus corona pun akan lebih terkendali.

 

You may also like...